IHSG Melemah 3,38 Persen Akibat Aksi Jual Asing Saham Perbankan

IHSG Melemah 3,38 Persen Akibat Aksi Jual Asing Saham Perbankan
Foto: Ilustrasi IHSG Melemah 3,38 Persen Akibat Aksi Jual Asing Saham Perbankan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah dengan pelemahan signifikan sebesar 3,38 persen ke level 7.129,49 pada perdagangan Jumat (24/4/2026). Penurunan tajam ini dipicu oleh tingginya tekanan jual investor asing terhadap sejumlah saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia.

Dilansir dari Detik Finance, data RTI Business menunjukkan aksi jual bersih atau net foreign sell di pasar reguler mencapai Rp 3,02 triliun. Meski terdapat aksi beli bersih di pasar negosiasi dan tunai senilai Rp 1,02 triliun, total net foreign sell di seluruh pasar tetap menembus angka Rp 2 triliun.

Sektor perbankan menjadi sasaran utama pelepasan aset oleh pemodal internasional. PT Bank Central Asia (BBCA) mencatatkan nilai jual bersih terbesar mencapai Rp 2,1 triliun, yang mengakibatkan harga sahamnya merosot 5,84 persen menjadi Rp 6.050 per lembar.

Kondisi serupa dialami oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BRMI) yang mencatat net foreign sell sebesar Rp 655,1 miliar. Saham bank milik negara ini mengalami penyusutan nilai sebesar 2,81 persen dan ditutup pada level harga Rp 4.500 per lembar.

Arus modal keluar juga menghantam PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan nilai jual bersih asing sebesar Rp 447,3 miliar. Pergerakan harga saham BBRI terpantau melemah 2,85 persen ke posisi Rp 3.070 per lembar pada penutupan perdagangan.

Selain industri perbankan, emiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) turut dilepas asing sebesar Rp 92 miliar. Saham perusahaan pelat merah tersebut cenderung melemah 2,43 persen dan berakhir pada harga Rp 2.810 per lembar.

Tren negatif ini pun merambah ke saham-saham milik konglomerat hingga akhir sesi I perdagangan. PT Petrosea Tbk (PTRO) milik Prajogo Pangestu mencatat net foreign sell Rp 36,44 miliar dengan penurunan harga saham sedalam 9,31 persen ke level Rp 5.600.

Emiten dari Grup Bakrie juga tidak luput dari aksi jual, di mana PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) mencatat jual bersih asing senilai Rp 8,60 miliar. Sementara itu, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) membukukan net foreign sell sebesar Rp 3,86 miliar pada periode perdagangan yang sama.

Artikel terkait

Rekomendasi