IHSG Ditutup Merosot 1,97 Persen Akibat Rebalancing Indeks MSCI

IHSG Ditutup Merosot 1,97 Persen Akibat Rebalancing Indeks MSCI
Foto: Ilustrasi IHSG Ditutup Merosot 1,97 Persen Akibat Rebalancing Indeks MSCI.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan cukup dalam dan berakhir di zona merah pada sesi perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, indeks tercatat merosot 1,977 persen ke posisi 6.723,320.

Koreksi tajam ini dipicu oleh hasil review kuartalan MSCI periode Mei 2026 yang mengeliminasi beberapa emiten dari daftar indeks global. Kondisi ini memicu aksi jual di pasar modal dalam negeri, seperti dikutip dari Suara.

Phintraco Sekuritas menjelaskan bahwa pelemahan ini berakar dari keluarnya sejumlah saham dari MSCI Global Standards Index serta MSCI Global Small Cap Index. Meski demikian, aliran dana keluar asing atau foreign outflow diperkirakan tidak akan seburuk proyeksi awal.

"Namun perkiraan foreign outflow tidak sebesar proyeksi sebelumnya dan optimisme investor bahwa Indonesia masih tidak berubah di Emerging Market," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Rabu (13/5/2026).

Para pelaku pasar saat ini mulai menyadari bahwa sebagian besar tekanan jual telah diantisipasi sebelumnya. Hal ini membuat sentimen negatif yang terjadi di lapangan tidak sedalam kekhawatiran yang sempat muncul di kalangan investor.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga memberikan klarifikasi untuk menenangkan pasar. Lembaga regulator ini menegaskan bahwa keluarnya saham-saham tertentu dari MSCI Global Small Cap Index bukan berarti terjadi penurunan kinerja perusahaan.

Menurut OJK, beberapa saham justru mengalami kenaikan kapitalisasi pasar sehingga seharusnya masuk ke kelompok indeks yang lebih tinggi. Namun, proses transisi tersebut tertunda akibat adanya pembekuan sementara oleh pihak MSCI.

Dari sisi teknikal, indikator MACD menunjukkan pelebaran histogram negatif yang menandakan tekanan jual masih cukup kuat. Stochastic RSI juga terpantau sedang bergerak menuju area jenuh jual atau oversold.

Analis memperkirakan IHSG masih berisiko menguji level dukungan atau support pada rentang 6.700 hingga 6.650 untuk perdagangan pekan mendatang. Investor tetap waspada terhadap implementasi rebalancing MSCI yang mulai efektif akhir Mei 2026.

Aktivitas perdagangan pada hari ini mencatatkan volume sebanyak 37,13 juta saham. Nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 19,77 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,27 juta kali.

Sebanyak 428 saham tercatat mengalami penurunan harga, sementara 260 saham lainnya berhasil menguat. Adapun 271 saham sisanya terpantau stagnan atau tidak mengalami perubahan harga dibandingkan penutupan sebelumnya.

Deretan saham yang mencetak kenaikan signifikan atau top gainers meliputi KOPI, ELPI, KONI, NEST, FIRE, dan ICON. Sebaliknya, saham-saham yang terpuruk di jajaran top losers adalah TPIA, SHIP, SGRO, NZIA, YOII, BREN, dan DSSA.

Artikel terkait

Rekomendasi