IHSG Melemah Tipis 16 April 2026 Saat Investor Asing Catat Net Sell Rp 982 Miliar

IHSG Melemah Tipis 16 April 2026 Saat Investor Asing Catat Net Sell Rp 982 Miliar
Foto: Ilustrasi IHSG Melemah Tipis 16 April 2026 Saat Investor Asing Catat Net Sell Rp 982 Miliar.

Aksi jual bersih atau net sell oleh investor asing melanda pasar modal Indonesia dengan nilai mencapai Rp 982,31 miliar di seluruh pasar. Melansir laporan dari Investortrust, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia pada Kamis, 16 April 2026, ditutup melemah tipis sebesar 2,21 poin atau 0,03 persen ke level 7.621.

Tekanan jual terbesar dari investor asing kembali berpusat pada jajaran saham perbankan berkapitalisasi besar. Saham BBCA mencatatkan net sell tertinggi mencapai Rp 369 miliar, diikuti oleh BBRI sebesar Rp 302,50 miliar, dan BMRI senilai Rp 160,01 miliar. Selain sektor perbankan, saham BUMI juga dilepas asing sebesar Rp 128,08 miliar serta ASII sebanyak Rp 47,58 miliar.

Di tengah tekanan jual tersebut, aksi beli bersih atau net buy asing masih terjadi pada beberapa saham pilihan. Saham CUAN memimpin pembukuan net buy sebesar Rp 61,11 miliar, disusul MEDC senilai Rp 50,81 miliar, EMAS sebanyak Rp 50,34 miliar, TLKM sebesar Rp 45,81 miliar, dan INDF tercatat Rp 40,71 miliar.

Penurunan tipis indeks acuan pada perdagangan ini dipengaruhi oleh melemahnya performa sejumlah sektor penunjang. Sektor-sektor yang terkoreksi antara lain material dasar, energi, consumer primer, properti, serta infrastruktur. Sebaliknya, saham-saham di sektor transportasi dan kesehatan mengalami penguatan, sementara sektor keuangan bergerak naik tipis.

Meskipun IHSG mengalami koreksi minor, sejumlah saham berhasil mencetak lonjakan harga yang signifikan hingga menyentuh batas Auto Reject Atas atau ARA. Saham DEFI memimpin penguatan sebesar 34,44 persen menjadi Rp 121, disusul KRYA yang melesat 34,33 persen ke posisi Rp 90, dan LABA menguat 34,19 persen ke level Rp 157.

Sinyal positif ARA juga diikuti oleh saham WBSA yang melonjak 25 persen ke harga Rp 550. Performa kuat lain ditunjukkan oleh BFIN yang naik 24,83 persen menjadi Rp 905, SMDM meningkat 24,79 persen ke Rp 730, BIKE menguat 24,55 persen ke Rp 685, SOTS terangkat 24,62 persen ke Rp 1.215, serta MLPT yang melesat 19,96 persen menjadi Rp 29.150.

Artikel terkait

Rekomendasi