IHSG Parkir di Level 7.500 Saat Investor Asing Borong Saham PTRO dan CUAN

IHSG Parkir di Level 7.500 Saat Investor Asing Borong Saham PTRO dan CUAN
Foto: Ilustrasi IHSG Parkir di Level 7.500 Saat Investor Asing Borong Saham PTRO dan CUAN.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mempertahankan tren positif pada perdagangan Senin (13/4/2026). Seperti diberitakan oleh Investortrust, indeks ditutup meningkat 41,69 poin atau setara 0,56% menuju level 7.500.

Apresiasi ini berjalan selaras dengan aksi investor asing yang membukukan pembelian bersih (net buy) dengan nilai mencapai Rp 396,77 miliar. Saham-saham milik konglomerat Prajogo Pangestu menjadi incaran utama pemodal internasional.

Emiten PTRO memimpin perolehan net buy asing tertinggi dengan nilai Rp 135,16 miliar, disusul oleh CUAN yang mencatatkan Rp 131,97 miliar. Selain itu, saham ASII meraup Rp 76,28 miliar, EMAS mengantongi Rp 72,28 miliar, dan BRPT membukukan Rp 61,19 miliar.

Di sisi lain, tekanan jual melanda sejumlah saham berkapitalisasi besar. Aksi penjualan bersih (net sell) oleh investor asing paling banyak menimpa saham BMRI sebesar Rp 201,39 miliar, DEWA senilai Rp 99,47 miliar, BELI mencapai Rp 64,35 miliar, IMPC sebanyak Rp 64,12 miliar, dan AMMN senilai Rp 34,53 miliar.

Lonjakan performa sejumlah saham emiten milik Prajogo Pangestu menjadi motor utama penguatan indeks. Saham BRPT melesat 14,36% ke posisi Rp 2.190, sementara TPIA naik 6,58% menjadi Rp 6.475, dan CUAN terdongkrak 6,32% ke angka Rp 1.430.

Kenaikan ini juga diikuti oleh saham BREN yang menguat 4,74% menuju Rp 6.075, PTRO yang melonjak 11,63% ke Rp 6.000, serta CDIA yang terangkat 10,84% menjadi Rp 1.125.

Secara sektoral, pertumbuhan dipimpin oleh sektor energi yang melompat 2,64% dan sektor material dasar sebesar 2,36%. Sektor konsumer primer turut menguat sebanyak 2,30%, diikuti sektor industri sebesar 1,84%, sektor konsumer non-primer 1,27%, dan sektor teknologi 1,14%. Sebaliknya, koreksi justru menimpa sektor keuangan, kesehatan, serta transportasi.

Daftar Saham Terkena Auto Reject Atas

Di tengah penguatan IHSG, beberapa saham lapis tiga mencatatkan lonjakan harga maksimal hingga terkena Auto Reject Atas (ARA). Saham BAPA memimpin dengan kenaikan 34,12% ke posisi Rp 114, disusul DFAM yang melesat 34,02% menjadi Rp 130, dan CITY yang naik 34,02% ke harga Rp 260.

Kenaikan signifikan hingga batas ARA juga dialami oleh saham ATAP yang meningkat 25% menjadi Rp 510, WBSA yang menguat 24,78% ke Rp 282, dan KONI yang melonjak 24,68% menuju Rp 2.450. Dua emiten lain, yakni DATA naik 24,75% menjadi Rp 2.470 dan TRUK melejit 24,45% ke posisi Rp 565.

Performa positif ini melanjutkan tren impresif dari pekan sebelumnya, di mana IHSG tercatat melesat sebanyak 6,14% ke level 7.458. Akumulasi kenaikan ini berhasil memicu pertumbuhan kapitalisasi pasar (market cap) sebesar Rp 884 triliun, sehingga totalnya kini berada di angka Rp 13.189 triliun.

Artikel terkait

Rekomendasi