IHSG Berpotensi Fluktuatif Saat Bursa Asia Menguat

IHSG Berpotensi Fluktuatif Saat Bursa Asia Menguat
Foto: Ilustrasi IHSG Berpotensi Fluktuatif Saat Bursa Asia Menguat.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak fluktuatif pada perdagangan hari Kamis, 21 Mei 2026. Proyeksi fluktuasi ini terjadi setelah indeks ditutup mengalami penurunan sebesar 52,18 poin atau melemah 0,82 persen menuju level 6.318,5 pada hari sebelumnya, seperti dilansir dari Investor Daily.

Kondisi pasar saham di wilayah Asia-Pasifik justru menunjukkan pergerakan positif dengan dibuka menguat pada pagi hari ini. Kenaikan di pasar regional tersebut dipicu oleh performa positif Wall Street serta meningkatnya harapan para pelaku pasar terhadap potensi redanya konflik di kawasan Timur Tengah.

Redanya tensi geopolitik tersebut turut memberikan dampak positif terhadap penurunan harga minyak dunia. Sentimen global ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan instrumen investasi di pasar modal Asia termasuk Indonesia.

Optimisme para investor juga didorong oleh pernyataan terkait negosiasi internasional yang sedang berlangsung di Washington. Amerika Serikat dilaporkan tengah mengupayakan penyelesaian komunikasi strategis tersebut guna menjaga stabilitas pasar global.

Beberapa lembaga sekuritas domestik, seperti Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, dan MNC Sekuritas, merilis rekomendasi saham pilihan untuk aktivitas perdagangan hari ini. Emiten yang direkomendasikan mencakup beberapa sektor dengan target harga, level support, serta batasan stop loss yang telah disesuaikan.

Artikel terkait

Rekomendasi