IHSG Berpotensi Melemah Menuju Rentang 6323 Sampai 6428

IHSG Berpotensi Melemah Menuju Rentang 6323 Sampai 6428
Foto: Ilustrasi IHSG Berpotensi Melemah Menuju Rentang 6323 Sampai 6428.

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan cenderung bergerak melemah dalam kisaran 6.323 hingga 6.428 pada Rabu (20/5/2026). Prediksi penurunan indeks ini dipicu oleh sentimen negatif domestik serta pelemahan nilai tukar rupiah.

Analis dari Reliance Sekuritas menjelaskan bahwa indikator teknikal menunjukkan posisi indeks masih berada di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek. Kondisi tersebut diperkirakan bakal menekan laju indeks pada perdagangan hari ini.

"Dengan pola ini, kami memperkirakan IHSG akan mengalami pelemahan. Berikut saham pilihan hari ini: BBNI, UNVR, BDMN, dan JPFA," terangnya Reliance Sekuritas.

Terkait pilihan saham tersebut, pihak sekuritas merekomendasikan aksi beli untuk sejumlah emiten. Target harga yang ditetapkan adalah Rp 2.010 untuk UNVR, Rp 4.940 untuk BDMN, Rp 2.820 untuk JPFA, dan Rp 4.270 untuk BBNI.

Dilansir dari Investortrust, performa indeks pada hari sebelumnya mencatatkan kejatuhan sebesar 228,56 poin atau 3,46 persen ke level terendah 6.370. Di tengah penurunan tersebut, investor asing justru membukukan pembelian bersih senilai Rp 260,12 miliar.

Aksi beli bersih investor asing paling banyak menyasar saham MDKA sebesar Rp 343,41 miliar, diikuti ADRO senilai Rp 209,08 miliar, dan MBMA mencapai Rp 99,94 miliar.

Penurunan tajam indeks tersebut didorong oleh rencana pemerintah membentuk Badan Ekspor untuk perusahaan sumber daya alam. Sentimen negatif ini diperparah oleh jatuhnya nilai tukar rupiah ke level terendah baru, yakni Rp 17.706 per dolar AS.

Hampir seluruh sektor saham mengalami kejatuhan dengan koreksi terbesar pada material dasar sebesar 7,30 persen dan sektor energi sebesar 6,94 persen. Sebaliknya, sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang menguat dengan kenaikan 0,55 persen.

Meskipun indeks acuan jatuh, beberapa emiten tetap mencatatkan kenaikan harga yang signifikan. Saham LCKM melonjak 33,93 persen menjadi Rp 150, RELI naik 24,48 persen menjadi Rp 600, dan ASPR menguat 15,42 persen ke level Rp 464.

Artikel terkait

Rekomendasi