IHSG Berpeluang Menguat ke Rentang 7000-7100 pada Kamis Ini

IHSG Berpeluang Menguat ke Rentang 7000-7100 pada Kamis Ini
Foto: Ilustrasi IHSG Berpeluang Menguat ke Rentang 7000-7100 pada Kamis Ini.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan memiliki peluang untuk bergerak menguat pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Pergerakan indeks saham tanah air tersebut diperkirakan bakal berada dalam rentang level 7.000 hingga 7.100.

Proyeksi penguatan laju indeks ini akan dipengaruhi oleh lompatan yang dialami pasar Wall Street semalam, di mana indeks Dow Jones melambung 1,24 persen. Selain itu, indeks S&P500 tercatat menguat 1,46 persen dan indeks Nasdaq melesat hingga lebih dari 2 persen.

Dilansir dari Investortrust, pergerakan indeks hari ini juga ditopang oleh kenaikan sejumlah pasar dunia menyusul terbukanya peluang perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Penurunan harga minyak mentah WTI sekitar 6 persen ke kisaran US$ 96 per barel meredakan kekhawatiran pasar terhadap risiko pasokan energi setelah Presiden Trump menghentikan sementara pengawalan kapal di Selat Hormuz.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup naik 35,36 poin atau 0,50 persen ke level 7.092, yang didorong oleh data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melampaui ekspektasi. Meski indeks menguat, investor asing justru mencatatkan penjualan bersih atau net sell mencapai Rp 482,07 miliar.

Aksi jual bersih oleh investor asing paling banyak melanda saham BMRI senilai Rp 188,91 miliar, diikuti saham BRPT mencapai Rp 121,55 miar, dan saham BBCA yang mencapai Rp 90,46 miliar. Sementara itu, kenaikan indeks kemarin ditopang oleh penguatan sektor material dasar sebesar 1,91 persen dan sektor consumer non primer sebesar 1,42 persen.

Sektor teknologi juga ikut menyokong dengan kenaikan 1,21 persen, diikuti sektor properti 0,99 persen, serta sektor infrastruktur 0,40 persen. Sebaliknya, penurunan justru melanda saham-saham di sektor keuangan dan sektor kesehatan.

Di tengah penguatan indeks tersebut, beberapa saham mencatatkan lompatan harga yang signifikan, seperti saham DEFI yang melonjak 34,23 persen menjadi Rp 200 dan saham RICY naik 34,04 persen menjadi Rp 126. Selanjutnya, saham PYFA naik 25 persen ke Rp 380, saham ABDA menguat 24,93 persen ke Rp 4.760, saham TALF naik 24,63 persen ke Rp 119, dan saham MLPT naik 19,95 persen menjadi Rp 24.500.

Artikel terkait

Rekomendasi