Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan pelemahan signifikan pada sesi penutupan perdagangan Jumat (8/5/2026). Dilansir dari Money, indeks bursa domestik ini anjlok sebesar 2,86 persen atau kehilangan 204,92 poin menuju posisi 6.969,40.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan pergerakan indeks berada di rentang 6.969,40 hingga 7.186,83 sepanjang hari. Meskipun sempat dibuka pada level 7.182,96, posisi indeks terus tertahan di zona merah hingga akhir perdagangan.
Koreksi ini juga merembet ke sejumlah indeks utama lainnya. Indeks LQ45 terpantau menyusut 2,39 persen ke level 677,18, sementara indeks KOMPAS100 mengalami penurunan lebih dalam sebesar 3,65 persen ke angka 933,27.
Sektor syariah tidak luput dari tekanan pasar. Jakarta Islamic Index (JII) merosot 4,50 persen ke posisi 451,23, sedangkan Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) melemah 2,95 persen menjadi 249,94.
Penurunan IHSG kali ini dipicu oleh koreksi pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar. Saham BBRI tercatat turun 50 poin atau 1,51 persen ke harga Rp 3.260 per lembar saham.
Kondisi serupa dialami saham BBCA yang melemah 0,80 persen ke posisi Rp 6.175. Sementara itu, saham BBNI terkoreksi 3,02 persen ke level Rp 3.860 dan saham BMRI turun tipis 0,22 persen ke angka Rp 4.630.
Secara sektoral, bidang bahan baku menjadi yang paling tertekan dengan kejatuhan sebesar 7,80 persen. Sektor energi juga mencatatkan pelemahan 4,59 persen, diikuti sektor barang konsumen siklikal yang turun 3,39 persen.
Laju transaksi di pasar saham terpantau cukup aktif dengan total nilai mencapai Rp 35,81 triliun. Volume perdagangan menyentuh angka 55,77 miliar saham yang berpindah tangan melalui 2,80 juta kali frekuensi transaksi.
| Nama Saham | Perubahan Poin | Persentase | Harga Akhir |
|---|---|---|---|
| MPOW | +38 | 34,55% | 148 |
| MEDS | +30 | 34,48% | 117 |
| IRRA | +102 | 25,00% | 510 |
| ELPI | -255 | 15,00% | 1.445 |
| ESIP | -33 | 15,00% | 187 |
| DSSA | -230 | 14,94% | 1.310 |
Kondisi Mata Uang dan Bursa Regional
Pelemahan indeks saham dibarengi dengan tertekannya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda ditutup pada level Rp 17.370, melemah 13 poin atau 0,075 persen dari posisi pembukaan.
Kondisi pasar di tingkat regional Asia juga cenderung bergerak di teritori negatif. Indeks Nikkei 225 di Jepang menyusut 0,19 persen, sementara Hang Seng Hong Kong terpangkas 0,88 persen.
Indeks Straits Times Singapura tercatat turun 0,30 persen ke posisi 4.927,35. Di sisi lain, indeks SSE Composite di China menunjukkan pergerakan yang cenderung stagnan pada level 4.179,95.