Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka merosot sebesar 94,34 poin atau 1,4 persen ke posisi 6.628,97 pada perdagangan sesi I hari Senin (18/5/2026). Pergerakan indeks hari ini dilaporkan berada pada rentang 6.552 hingga 6.631.
Data dari RTI menunjukkan sebanyak 1,69 miliar saham ditransaksikan di menit-menit awal dengan nilai mencapai Rp 1,25 triliun dari 161.744 kali transaksi. Dilansir dari Investor Daily, terdapat 108 saham mencatatkan kenaikan, 415 saham terkoreksi, dan 181 saham stagnan.
Pihak Reliance Sekuritas memprediksi pergerakan indeks hari ini akan melemah terbatas pada rentang support 6.641 dan resistance 6.787. Kondisi ini sejalan dengan mayoritas indeks saham Asia yang memerah, termasuk Indeks Nikkei 225 yang turun 0,67 persen dan Kospi sebesar 0,16 persen.
Secara analisis teknikal, posisi terakhir lilin indikator indeks berbentuk black spinning top serta berada di bawah rata-rata bergerak MA5 dan MA20. Selain itu, indikator Stochastic juga menunjukkan titik silang mati pada area jenuh jual yang sangat dalam.
"Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami pelemahan," tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya.
Analis kemudian merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk perdagangan hari ini meliputi ENRG, MEDC, ELSA, dan TINS. Di sisi lain, sebanyak lima saham terpantau mengalami lonjakan harga antara 9 persen hingga 15 persen di awal sesi.
Barisan saham unggulan tersebut dipimpin oleh PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) yang melonjak 15,66 persen ke Rp 96, disusul PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) sebesar 14,02 persen ke Rp 610, dan PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) naik 13,79 persen ke Rp 3.300.
Dua emiten lain yang masuk dalam kelompok penguat tertinggi adalah PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) dengan kenaikan 12,07 persen ke level Rp 650 serta PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) yang tumbuh 9,86 persen menjadi Rp 312 per lembar saham.