IHSG 7 Mei 2026 Dibuka Melesat Hingga Level 7.160

IHSG 7 Mei 2026 Dibuka Melesat Hingga Level 7.160
Foto: Ilustrasi IHSG 7 Mei 2026 Dibuka Melesat Hingga Level 7.160.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melonjak pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Seperti dilansir dari Investortrust, indeks melesat sebesar 68,32 poin atau 0,96% menuju level 7.160.

Arah penguatan pergerakan indeks domestik ini berjalan selaras dengan lompatan yang terjadi pada indeks saham di Asia. Seluruh sektor saham turut memberikan topangan besar bagi kenaikan IHSG pagi ini.

Sektor-sektor yang menguat meliputi material dasar, industri, consumer primer, perbankan, infrastruktur, hingga properti. Selain itu, lonjakan performa saham-saham berkapitalisasi besar (big cap) ikut menjadi pendorong utama.

Beberapa emiten raksasa yang menyokong penguatan ini di antaranya adalah MLPT, TPIA, AMMN, PTRO, dan EMAS. Sementara itu, jajaran emiten dengan peningkatan harga paling pesat dipimpin oleh saham BPTR yang naik 12,94% ke angka Rp 96.

Selanjutnya, saham PYFA mengalami kenaikan sebesar 11,05% menjadi Rp 422, dan saham DEFI melaju 10% ke posisi Rp 220. Pada perdagangan hari sebelumnya, IHSG juga ditutup menguat 35,36 poin atau 0,50% ke level 7.092.

Meskipun indeks menguat kemarin, investor asing justru membukukan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp 482,07 miliar. Pelepasan saham paling tinggi melanda BMRI senilai Rp 188,91 miliar, BRPT sebesar Rp 121,55 miliar, dan BBCA senilai Rp 90,46 miliar.

Kenaikan indeks pada hari kemarin disokong oleh pertumbuhan sektor material dasar sebesar 1,91% serta sektor consumer non primer yang naik 1,42%. Sektor teknologi juga menguat 1,21%, diikuti properti naik 0,99%, dan infrastruktur naik 0,40%.

Kondisi sebaliknya terjadi pada saham sektor keuangan dan kesehatan yang justru mengalami penurunan. Di tengah dinamika tersebut, sejumlah saham tetap mencatatkan lompatan nilai yang signifikan.

Saham DEFI melesat 34,23% menjadi Rp 200, RICY naik 34,04% menjadi Rp 126, dan PYFA terangkat 25% ke posisi Rp 380. Kemudian saham ABDA menguat 24,93% ke level Rp 4.760, TALF tumbuh 24,63% menjadi Rp 119, serta MLPT melonjak 19,95% menuju Rp 24.500.

Artikel terkait

Rekomendasi