Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan pergerakan positif pada pembukaan perdagangan Rabu (29/4/2026). Dilansir dari Investortrust, indeks terpantau melaju di zona hijau dengan kenaikan sebesar 32 poin atau sekitar 0,48% ke level 7.102 pada pagi ini.
Laju positif indeks saham pada awal sesi ini ditopang oleh performa kuat dari sejumlah sektor. Sektor teknologi memimpin lonjakan dengan kenaikan signifikan mencapai 3,11%, diikuti oleh saham sektor industri yang menguat sebesar 1,43%.
Selain itu, sektor consumer non primer turut menguat 0,80%, sektor keuangan terangkat 0,74%, dan sektor properti mencatat kenaikan tipis sebesar 0,08%. Beberapa saham juga membukukan lonjakan harga yang cukup pesat pada perdagangan pagi.
Saham GDST memimpin jajaran penguatan dengan kenaikan sebesar 28,16% menuju posisi Rp 132. Selanjutnya, saham ESIP mengalami apresiasi sebesar 25% ke level Rp 200, dan saham SONA meroket sebanyak 22,55% menjadi Rp 2.510. Emiten teknologi GOTO juga ikut melompat 9,43% ke harga Rp 58.
Kondisi pagi ini berbanding terbalik dengan penutupan perdagangan sehari sebelumnya. Pada hari Selasa, IHSG terpuruk di zona merah setelah melemah 34,13 poin atau 0,48% ke posisi 7.072.
Pada perdagangan kemarin, investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp 2,34 triliun di seluruh pasar. Penjualan tersebut didominasi oleh saham BSDE yang mencapai Rp 1,5 triliun di pasar negosiasi melalui mekanisme crossing saham dari pemodal asing ke investor domestik.
Koreksi indeks pada hari sebelumnya terjadi seiring dengan pelemahan yang melanda mayoritas pasar saham di Asia. Kejatuhan IHSG saat itu dipicu oleh merosotnya harga saham-saham berkapitalisasi besar (big cap).
Beberapa saham big cap yang menjadi penekan indeks kemarin antara lain AMMN, DSSA, TPIA, INKP, MBSS, ADRO, AADI, dan BREN. Tekanan terhadap pergerakan indeks juga diperberat oleh penurunan harga saham MLPT dan PGUN.
Secara umum, penurunan indeks pada hari lalu disebabkan oleh melemahnya sebagian besar sektor saham. Sektor-sektor tersebut meliputi material dasar, consumer non primer, consumer primer, teknologi, infrastruktur, hingga transportasi. Sebaliknya, sektor keuangan, properti, dan industri tetap mampu bergerak naik.
Walaupun IHSG ditutup melemah pada perdagangan kemarin, sejumlah saham tetap berhasil mencatatkan keuntungan besar hingga menyentuh batas auto reject atas (ARA). Saham KOCI menguat tajam 34,82% ke level Rp 151, sementara saham ESIP naik 34,75% menuju Rp 159.
Kenaikan serupa dialami saham PPRE yang tumbuh 34,75% menjadi Rp 159, dan saham LMPI yang meningkat 34,67% ke posisi Rp 202. Selanjutnya, saham KJEN menguat sebesar 34,43% ke harga Rp 164, diikuti saham LUCK yang naik 34,29% menjadi Rp 141.
Dua emiten lain yang menutup perdagangan di zona hijau dengan kenaikan tinggi adalah saham LPAD yang menguat 34,21% menuju posisi Rp 102. Sementara itu, saham KONI terpantau melonjak sebesar 24,74% ke level Rp 2.370.