IHSG 23 April 2026 Melemah ke Level 7.445 Akibat Aksi Jual Saham Konglomerat

IHSG 23 April 2026 Melemah ke Level 7.445 Akibat Aksi Jual Saham Konglomerat
Foto: Ilustrasi IHSG 23 April 2026 Melemah ke Level 7.445 Akibat Aksi Jual Saham Konglomerat.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan pelemahan signifikan di sepanjang perdagangan sesi I pada Kamis 23 April 2026. Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Finance, indeks saham domestik tersebut terkoreksi sebesar 1,27%.

Penurunan ini membawa IHSG berada pada level 7.445,96 hingga jeda makan siang. Kondisi pasar modal menunjukkan tren negatif dengan mayoritas saham yang diperdagangkan berakhir di zona merah.

Tekanan jual juga melanda deretan saham milik para konglomerat ternama di Indonesia. Emiten dari Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), tercatat mengalami penurunan 4,38% ke posisi harga Rp 2.400 per lembar saham.

Sektor energi terbarukan milik Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), anjlok cukup dalam sebesar 8,52% ke level Rp 4.940. Sementara itu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga melemah 3,98% ke harga Rp 2.170 per lembar.

Emiten lain di bawah naungan Prajogo Pangestu tidak luput dari aksi jual. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) terkontraksi 1,62% ke harga Rp 6.075, dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) turun 3,04% ke harga Rp 1.115 per lembar.

Sugianto Kusuma atau Aguan juga melihat pergerakan negatif pada saham miliknya. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melemah 1,63% ke harga Rp 9.075, diikuti PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) yang terkoreksi 2,21% menjadi Rp 4.870.

Saham milik pengusaha Hapsoro, yakni PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), turut mengalami tekanan dengan penurunan sebesar 4,04% ke level Rp 1.305. Pelemahan massal pada saham-saham unggulan ini menjadi beban utama bagi indeks.

Data perdagangan hingga penutupan sesi I menunjukkan perbandingan yang kontras antara jumlah saham yang menguat dan melemah. Tercatat sebanyak 445 emiten mengalami penurunan harga, sementara hanya 227 saham yang mampu menguat.

Adapun 145 saham lainnya terpantau bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga. Aktivitas pasar terlihat cukup ramai dengan total volume perdagangan mencapai 32,42 miliar unit saham.

Nilai transaksi total pada bursa saham hari ini dibukukan sebesar Rp 11,69 triliun. Angka ini mencerminkan tingginya likuiditas di tengah fluktuasi pasar yang cukup tajam selama jam perdagangan berlangsung.

Data Pergerakan Saham Konglomerat Sesi I 23 April 2026
EmitenKodePerubahan (%)Harga Terakhir (Rp)
DSSA-4,38%2.400BREN
-8,52%4.940BRPT-3,98%
2.170TPIA-1,62%6.075
CDIA-3,04%1.115PANI
-1,63%9.075CBDK-2,21%
4.870BUVA-4,04%1.305

Artikel terkait

Rekomendasi