Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung tancap gas pada pembukaan perdagangan sesi I. Seperti dikutip dari Investor Daily, indeks saham utama ini melonjak signifikan sebesar 47,98 poin atau setara 0,76% ke level 6.366,48 pada Kamis (21/5/2026).
Pergerakan indeks pada hari ini terpantau nyaman berada di zona hijau. Rentang pergerakan angka indeks tercatat berada di antara 6.353 hingga 6.378.
Data dari RTI pada menit-menit awal menunjukkan volume perdagangan telah menyentuh 1,05 miliar saham. Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 631,94 miliar dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 70.298 kali.Kondisi pasar didominasi oleh performa positif dengan 344 saham mencatatkan kenaikan harga. Sementara itu, 107 saham bergerak terkoreksi dan 186 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
Riset dari Reliance Sekuritas memproyeksikan pergerakan indeks akan terus menguat sepanjang hari. Estimasi area pergerakan hari ini berada pada rentang support 6.271 dan resistance 6.399.
Penguatan di pasar domestik ini sejalan dengan tren positif yang terjadi di bursa regional Asia. Indeks Nikkei 225 terpantau menguat sebesar 2,62% dan indeks Kospi melesat hingga 4,68% pada pagi yang sama.
Secara analisis teknikal, posisi indikator Stochastic berada pada area deep oversold dengan pola dead cross. Grafik lilin (candle) terakhir dari indeks saham gabungan menunjukkan bentuk black spinning top di bawah MA5 serta MA20.
"Dengan kondusifnya bursa global dan meredanya tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar, maka kami memperkirakan IHSG akan mengalami penguatan," tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya.Beberapa saham menjadi rekomendasi pilihan dari Reliance Sekuritas untuk perdagangan hari ini. Emiten yang masuk dalam daftar pilihan tersebut meliputi BBNI, UNVR, BDMN, dan JPFA.
Lonjakan indeks pada awal sesi pertama turut mengerek performa sejumlah emiten. Beberapa saham mencatatkan kenaikan pesat mulai dari kisaran 5% hingga 8% dan langsung menduduki kelompok top gainers.
PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 8,97% ke level Rp 158. Posisi berikutnya diikuti oleh PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) yang harganya melejit 7,22% menjadi Rp 104.
Emiten PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) juga melonjak 5,61% menuju angka Rp 7.525. Selanjutnya, saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menguat sebesar 5,48% ke level Rp 1.635, serta PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) yang naik 5,41% ke posisi Rp 78.