IHSG 17 April 2026 Dibuka Menguat 24 Poin ke Level 7.645

IHSG 17 April 2026 Dibuka Menguat 24 Poin ke Level 7.645
Foto: Ilustrasi IHSG 17 April 2026 Dibuka Menguat 24 Poin ke Level 7.645.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan pergerakan positif pada awal perdagangan. Dilansir dari Investortrust, indeks dibuka melonjak 24,42 poin atau setara 0,32% menuju posisi 7.645 pada Jumat (17/4/2026).

Tren penguatan bursa domestik ini menunjukkan arah yang berlawanan dengan kondisi regional. Pasar saham di kawasan Asia secara umum justru memperlihatkan kecenderungan yang melemah pada periode yang sama.

Seluruh sektor saham menjadi motor penggerak utama dalam kenaikan indeks kali ini. Sektor material dasar, industri, energi, transportasi, teknologi, infrastruktur, properti, hingga keuangan kompak bergerak di zona hijau.

Beberapa emiten berhasil membukukan lonjakan harga yang signifikan pada pembukaan transaksi. Saham WBSA tercatat melesat sebesar 24,55% menjadi Rp 685.

Kenaikan tajam juga dialami oleh saham DEFI yang menguat sebesar 31,40% ke level Rp 158. Sementara itu, saham MLPT turut melonjak hingga 19,98% dan menyentuh harga Rp 34.975.

Kondisi Perdagangan Hari Sebelumnya

Performa ini berbalik dari penutupan perdagangan hari kemarin, saat indeks terdepresiasi tipis 2,21 poin atau 0,03% ke level 7.621. Koreksi tersebut dibarengi aksi jual bersih oleh penanam modal asing dengan nilai total Rp 982,31 miliar.

Pelepasan saham oleh investor asing paling banyak menyasar saham BBCA dengan nilai Rp 369 miliar. Selanjutnya, saham BBRI mencatat aksi jual bersih Rp 302,50 miliar, diikuti saham BMRI senilai Rp 160,01 miliar.

Penurunan indeks pada hari sebelumnya disebabkan oleh melemahnya sejumlah sektor pembobot. Sektor-sektor tersebut meliputi material dasar, energi, consumer primer, properti, serta infrastruktur.

Sebaliknya, penguatan melanda saham-saham di sektor transportasi dan kesehatan. Sektor keuangan juga terpantau mengalami kenaikan meskipun tipis.

Di tengah koreksi minor pada hari kemarin, sejumlah saham tetap mampu menyentuh batas auto reject atas (ARA). Saham DEFI melesat 34,44% menjadi Rp 121, KRYA melonjak 34,33% ke Rp 90, dan LABA menguat 34,19% ke Rp 157.

Lonjakan hingga batas ARA juga terjadi pada saham WBSA yang naik 25% ke Rp 550 dan BFIN yang menguat 24,83% ke Rp 905. Selain itu, saham SMDM terkerek 24,79% menjadi Rp 730, BIKE naik 24,55% menjadi Rp 685, SOTS melesat 24,62% menjadi Rp 1.215, serta MLPT meningkat 19,96% ke Rp 29.150.

Artikel terkait

Rekomendasi