Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan fluktuatif pada pembukaan perdagangan Selasa, 12 Mei 2026. Seperti dilansir dari Money, indeks sempat mengawali sesi di zona hijau sebelum akhirnya mengalami tekanan koreksi.
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka pada posisi 6.946,85. Angka tersebut mencatatkan kenaikan jika dibandingkan dengan posisi penutupan sebelumnya yang berada di level 6.905,62.
Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) sekitar pukul 09.22 WIB, IHSG justru merosot 1,18 persen atau kehilangan 81,79 poin menuju level 6.823,83.
Pergerakan indeks sepanjang awal sesi tercatat berada pada rentang 6.819,10 hingga level tertinggi 6.977,29. Aktivitas transaksi di pasar modal terpantau cukup padat dengan frekuensi mencapai 437,4 ribu kali transaksi.
Volume saham yang diperdagangkan menyentuh angka 5,527 miliar lembar. Total nilai transaksi pada awal sesi ini diestimasi mencapai Rp 2,232 triliun dengan kapitalisasi pasar berada di kisaran Rp 12,109 triliun.
Kondisi pasar didominasi oleh pergerakan saham di zona merah. Tercatat sebanyak 407 saham mengalami pelemahan, sementara 192 saham berhasil menguat, dan 360 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Tren negatif ini juga diikuti oleh sejumlah indeks acuan lainnya di lantai bursa. Indeks LQ45 terpantau melemah 0,9 persen sehingga berada di posisi 662,62 pada pukul 09.22 WIB.
Kondisi serupa terjadi pada indeks KOMPAS100 yang mengalami penurunan sebesar 1 persen ke level 906,16. Sementara itu, indeks IDX30 juga terkoreksi 0,9 persen menuju posisi 372,61.
Sektor saham syariah tidak luput dari pelemahan. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) merosot 0,58 persen ke posisi 444,28, disusul Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang turun tajam 1,39 persen menjadi 246,79.
| Indeks | Posisi Terakhir | Persentase Perubahan |
|---|---|---|
| 6.823,83 | -1,18% | 662,62 |
| -0,9% | 906,16 | -1% |
| 372,61 | -0,9% | 444,28 |
| -0,58% | 246,79 | -1,39% |