IHSG 12 Mei 2026 Dibuka Melesat 41 Poin ke Level 6.946

IHSG 12 Mei 2026 Dibuka Melesat 41 Poin ke Level 6.946
Foto: Ilustrasi IHSG 12 Mei 2026 Dibuka Melesat 41 Poin ke Level 6.946.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan lonjakan signifikan pada pembukaan perdagangan Selasa (12/5/2026). Dilansir dari Investortrust, indeks saham utama ini bergerak naik sebesar 41,22 poin atau setara 0,60% menuju posisi 6.946.

Pergerakan positif pada awal sesi ini didorong oleh menguatnya sebagian besar sektor saham yang ada di bursa. Sektor-sektor yang mencatatkan pertumbuhan tertinggi meliputi infrastruktur, transportasi, material dasar, energi, consumer primer, serta keuangan, sementara pelemahan hanya menimpa sektor consumer non primer.

Aksi beli yang masif membuat sejumlah saham langsung menyentuh batas auto reject atas (ARA). Saham CCSI melesat 25% hingga mencapai Rp 300, disusul oleh ELPI yang melonjak 24,90% ke harga Rp 1.630, serta saham DPUM yang terkerek naik 13,86% menjadi Rp 230.

Pembalikan arah ke zona hijau ini terjadi setelah pada hari sebelumnya indeks mengalami tekanan yang cukup besar. Perdagangan Senin kemarin ditutup dengan penurunan 63,78 poin atau 0,92% yang membawa posisi indeks merosot ke level 6.905.

Tekanan pada hari Senin diperparah oleh aksi jual bersih atau net sell yang terus dilakukan oleh investor asing dengan total mencapai Rp 751,15 miliar. Pelepasan aset oleh pemodal internasional ini paling banyak menyasar saham BMRI senilai Rp 334,71 miliar, BUMI senilai Rp 135,36 miliar, dan DSSA senilai Rp 115,86 miliar.

Kejatuhan saham-saham berkapitalisasi besar (big cap) menjadi pemicu utama merosotnya indeks pada hari sebelumnya. Mayoritas sektor seperti industri, properti, energi, keuangan, consumer primer, dan transportasi melemah, walaupun sektor infrastruktur tetap mampu tumbuh 1,52%.

Kendati indeks mengalami koreksi tajam pada awal pekan, empat emiten tercatat tetap sukses menembus batas ARA dengan kenaikan di atas 34%. Saham DPUM naik 34,67%, DFAM menguat 34,62% ke posisi Rp 140, LABS terangkat 34,16% menjadi Rp 216, serta saham MORA yang meningkat 20% ke level Rp 9.000.

Artikel terkait

Rekomendasi