iCar Indonesia memastikan seluruh lini produknya, termasuk model V23, akan menjalani proses perakitan lokal dengan skema completely knocked down (CKD) di fasilitas manufaktur mitra Chery Group Indonesia pada Selasa (28/4/2026). Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi biaya melalui kombinasi komponen impor dan produksi dalam negeri.
Dilansir dari Kompas.com, strategi lokalisasi tersebut mencakup komponen utama kendaraan hingga penyediaan aksesori pendukung bagi konsumen di Tanah Air. Penyesuaian skema produksi ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap struktur pajak kendaraan listrik di pasar nasional.
Product Planning Manager iCar Indonesia, Tommy Hermansyah menjelaskan bahwa produk yang diterima oleh pembeli nantinya merupakan hasil rakitan dalam negeri secara menyeluruh.
"Yang sampai ke tangan konsumen semuanya CKD, termasuk aksesoris. Memang masih ada yang impor, tetapi sebagian akan diproduksi lokal. Jadi kita kombinasikan," ujar Tommy Hermansyah, Product Planning Manager iCar Indonesia.
Penerapan skema CKD diklaim lebih efisien dibandingkan skema impor lainnya, meski detail nominal penghematannya belum dapat dipublikasikan secara rinci saat ini.
"Kalau CKD jelas lebih efisien. Angkanya belum bisa kami pastikan, tapi pengaruhnya cukup signifikan karena pajaknya berbeda," kata Tommy Hermansyah, Product Planning Manager iCar Indonesia.
Perusahaan saat ini mencatat tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) untuk model V23 masih berada pada angka 20 persen. iCar Indonesia berencana melakukan peningkatan persentase tersebut secara bertahap melalui lokalisasi komponen inti.
"Sekarang masih sekitar 20 persen, tetapi kami akan mengejar komponen utama, seperti part besar hingga baterai sehingga bisa mencapai 40 persen minimum," ujarnya Tommy Hermansyah, Product Planning Manager iCar Indonesia.
Mengenai ketersediaan baterai lokal, manajemen membuka kemungkinan tersebut jika infrastruktur dan kesiapan industri pendukung di Indonesia sudah memadai.
"Kalau memungkinkan, tentu kami ingin baterai juga diproduksi di Indonesia. Namun saat ini belum banyak pabrikan yang siap," kata Tommy Hermansyah, Product Planning Manager iCar Indonesia.
Upaya lokalisasi komponen juga dipandang sebagai strategi untuk menjaga standar kualitas produk sekaligus memperkuat layanan purna jual bagi para pengguna.
"Dengan produksi lokal, kami bisa lebih mudah menjaga kualitas sekaligus memastikan garansi tetap optimal. Ini penting untuk kenyamanan konsumen," ucap Tommy Hermansyah, Product Planning Manager iCar Indonesia.