PT Hutama Karya (Persero) resmi menuntaskan Proyek Rehabilitasi Jalan Kota Maliana Tahap 2 sepanjang 20,3 kilometer di Distrik Bobonaro, Timor Leste, pada Kamis (23/4/2026). Keberhasilan pengerjaan infrastruktur tersebut berbuah penghargaan Certificate of Appreciation dari Pemerintah Timor Leste atas kualitas hasil kerja perusahaan.
Penyerahan penghargaan dilakukan secara langsung oleh Perdana Menteri Timor Leste Kay Rala Xanana Gusmão dalam agenda Provisional Hand Over (PHO). Dilansir dari Kompas, pengerjaan proyek ini mencatatkan tingkat kepuasan pelanggan mencapai 98,18 persen dengan skor opini pelanggan sebesar 100 persen.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Timor Leste Samuel Marçal menyatakan bahwa capaian tersebut mencerminkan kualitas kerja kontraktor. Secara teknis, Hutama Karya menggunakan teknologi digital Non-Nuclear Asphalt Density Gauge untuk mengukur kepadatan aspal secara presisi dan ramah lingkungan.
Pembangunan jalan ini diharapkan menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi di kawasan tersebut melalui peningkatan aksesibilitas transportasi. Perdana Menteri Xanana Gusmão menekankan pentingnya infrastruktur ini bagi mobilitas warga.
"Kami berharap infrastruktur ini bisa menekan biaya logistik untuk hasil pertanian masyarakat Maliana dan mempercepat akses kesehatan serta pendidikan bagi anak-anak di Distrik Bobonaro," ungkap Hamdani, Pelaksana Tugas (Plt) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Hutama Karya.
Aspek sosial juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan proyek yang menyerap 390 tenaga kerja ini. Sebanyak 75 persen dari total pekerja merupakan warga lokal Timor Leste sebagai bentuk transfer pengetahuan di bidang konstruksi.
Hamdani menambahkan bahwa meskipun terdapat kendala logistik lintas negara, kualitas hasil pekerjaan tetap terjaga sesuai standar. Langkah ini dipandang memperkuat posisi perusahaan sebagai bagian dari Danantara yang kompetitif di pasar global.