Hutama Karya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Mamuju Capai 21,66 Persen

Hutama Karya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Mamuju Capai 21,66 Persen
Foto: Ilustrasi Hutama Karya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Mamuju Capai 21,66 Persen.

PT Hutama Karya (Persero) tengah melakukan akselerasi pada proyek pembangunan Sekolah Rakyat Mamuju yang berlokasi di Kecamatan Simboro dan Kepulauan, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Proyek ini merupakan bagian dari penugasan strategis nasional yang dijalankan perusahaan secara simultan di empat provinsi berbeda.

Dilansir dari Detik Finance, capaian progres fisik pembangunan kompleks boarding school terpadu ini telah menyentuh angka 21,66 persen per 3 Mei 2026. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 8,2 hektare tersebut memiliki total luas bangunan mencapai 41.000 m2.

Menghadapi tantangan keterbatasan akses darat di wilayah pesisir, Hutama Karya menerapkan pendekatan logistik non-konvensional. Perusahaan mengombinasikan jalur udara dan laut guna menjamin ketersediaan material serta sumber daya manusia di lokasi proyek tetap terjaga.

Guna memastikan kecukupan tenaga kerja, sebanyak 750 pekerja dimobilisasi menggunakan pesawat charter. Sementara itu, distribusi material berat dioptimalkan melalui jalur laut dengan kapal dan tongkang yang bersandar langsung di dermaga sekitar lokasi proyek.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo memberikan penekanan khusus terkait standar kualitas meskipun pengerjaan sedang dipacu. Penegasan ini disampaikan agar fasilitas pendidikan tersebut memiliki daya tahan jangka panjang bagi masyarakat setempat.

"Tetap utamakan kualitas dalam pembangunannya, baik dari segi material maupun struktur bangunannya, karena bangunan sekolah ini harus bisa bertahan untuk dimanfaatkan minimal selama 20 tahun," ujar Dody dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).

Metode Kerja dan Ketahanan Struktur

Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani menyatakan bahwa proyek ini menguji kemampuan adaptasi teknis perusahaan. Kapasitas sumber daya dikerahkan secara penuh untuk memenuhi target waktu dengan kualitas yang sudah ditetapkan.

"Kami mengerahkan seluruh kapasitas teknis dan sumber daya yang kami miliki untuk memastikan Sekolah Rakyat Mamuju hadir tepat waktu dengan kualitas terbaik," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Hutama Karya membagi area proyek menjadi beberapa zonasi yang diawasi ketat oleh supervisor dan didukung penggunaan hi-up crane. Pasokan beton readymix juga dipastikan tetap konsisten mutunya melalui penempatan batching plant dan batching plong di area yang berdekatan dengan lokasi kerja.

Fasilitas yang tengah dibangun meliputi jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA dengan sarana penunjang lengkap seperti asrama, laboratorium, rusun guru, dan area olahraga. Mengingat Sulawesi Barat merupakan zona seismik aktif, struktur bangunan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) demi keamanan dari risiko gempa.

Pembangunan ini juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dengan menetapkan Koefisien Dasar Hijau (KDH) sebesar 60 persen. Implementasi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilakukan secara konsisten di seluruh lini pengerjaan untuk mendukung pemerataan akses pendidikan di pelosok Nusantara.

Artikel terkait

Rekomendasi