Huawei secara resmi memperkenalkan perangkat wearable terbaru bernama Huawei AI Glasses yang berbasis kecerdasan buatan di China pada Senin (20/4/2026). Peluncuran kacamata pintar ini dilakukan bersamaan dengan pengenalan ponsel flagship Pura 90 series dengan menonjolkan desain minimalis dan bobot yang sangat ringan.
Perangkat ini memiliki berat total hanya 35,5 gram tanpa lensa atau 47 gram jika menggunakan lensa, menjadikannya lebih ringan dibandingkan kompetitor seperti Ray-Ban Meta AI Gen 2. Dilansir dari Tekno, penggunaan material khusus dan teknik precision stacking menjadi kunci di balik ringannya bobot kacamata pintar tersebut.
Inovasi desain juga diterapkan melalui struktur bernama "golden triangle" yang diklaim telah melalui proses riset mendalam. Struktur tersebut dikembangkan oleh Huawei berdasarkan hasil analisis terhadap lebih dari 300.000 bentuk kepala masyarakat di wilayah Asia agar memberikan kenyamanan maksimal bagi berbagai profil pengguna.
Stabilitas perangkat ini turut didukung oleh penggunaan engsel berbahan titanium yang memberikan ketahanan lebih baik. Huawei mengeklaim penggunaan material ini mampu meningkatkan stabilitas kacamata hingga 21 persen jika dibandingkan dengan produk sejenis yang ada di pasaran saat ini.
Pada sektor fungsionalitas, Huawei AI Glasses dilengkapi dengan mekanisme getaran khusus pada bagian bingkainya untuk memberikan respons kepada pengguna. Perusahaan menyebut bahwa perangkat ini memiliki amplitudo getaran efektif 0,65 mm dengan luas area getar mencapai 120 mm persegi.
Sistem getaran tersebut berfungsi sebagai umpan balik halus saat pengguna menerima notifikasi atau sedang mengoperasikan kontrol sentuh pada gagang kacamata. Untuk performa, Huawei menyematkan chip AI buatan sendiri yang memungkinkan interaksi berbasis perintah suara dapat direspons hampir seketika.
Fitur kamera beresolusi 12 MP juga tersedia untuk kebutuhan dokumentasi foto maupun video bagi para penggunanya. Integrasi asisten digital Xiaoyi memungkinkan pengguna untuk menanyakan berbagai informasi mengenai objek yang terlihat langsung melalui lensa kacamata, termasuk mendukung transaksi pembayaran digital Alipay.
Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama dengan klaim penggunaan hingga sembilan jam untuk pemutaran musik secara terus-menerus. Durasi ini melampaui kemampuan kacamata pintar terbaru milik Meta yang hanya mampu bertahan sekitar lima jam untuk fungsi serupa.
Produk ini hadir dalam tiga pilihan warna yakni titanium silver gray, shimmering silver, dan modern black untuk pasar domestik China. Varian silver gray dan hitam dipasarkan dengan harga 2.499 yuan atau sekitar Rp 6,2 juta, sedangkan varian shimmering silver dijual seharga 2.899 yuan atau setara Rp 7,2 juta.