Sejumlah hotel di Jakarta menyelenggarakan rangkaian acara khusus untuk memperingati Hari Kartini pada Selasa, 21 April 2026, guna menonjolkan peran perempuan dalam pelestarian budaya. Dilansir dari Detik Travel, perayaan tersebut dilakukan melalui pameran seni hingga penyajian kuliner tradisional khas daerah asal pahlawan nasional tersebut.
Manhattan Hotel Jakarta menggelar kegiatan bertajuk Lentera Kartini: Cakrawala & Budaya di NYC Lounge & Bar yang melibatkan komunitas kreatif dan pegiat UMKM. Acara ini menggandeng Belantara Budaya Indonesia serta seniman batik untuk memperkuat identitas nasional melalui pameran karya seni.
"Acara ini sejalan dengan service culture dengan hotel kami, Sango Hotel Management. kami mendukung semua energi dan effort untuk membuat budaya Indonesia semakin kuat dan dikenal. Kami sangat mendukung acara seperti ini. Dan, batik ditonjolkan dalam acara karena batik sudah menjadi jiwa Indonesia, batik adalah identitas Indonesia. Batik sudah menjadi ikon Indonesia," kata Asteria T. Hesty, managing Director Sango Hotel Management.
Pihak hotel menekankan bahwa pemilihan batik sebagai fokus utama dikarenakan statusnya sebagai simbol budaya yang telah melekat kuat bagi masyarakat Indonesia. Diskusi dalam acara tersebut juga menghadirkan edukator batik Dave Tjoa serta pelaku industri kreatif dari Karatungga dan Kala Seni.
Pertemuan tersebut membahas strategi perempuan dalam menjaga ketahanan budaya di tengah arus globalisasi. Para pembicara menyoroti kontribusi nyata sektor industri kreatif dalam mempertahankan nilai-nilai sejarah dan identitas nasional agar tetap relevan bagi generasi mendatang.
Di lokasi berbeda, Hotel Aston Priority Simatupang menghadirkan nuansa berbeda dengan menyajikan minuman tradisional khas Jepara, Adon-Adon Coro. Minuman ini tersedia bagi para tamu di buffet Canary Restaurant selama sesi sarapan dan makan siang sebagai bentuk penghormatan terhadap tanah kelahiran Kartini.
Adon-Adon Coro merupakan minuman hangat yang diolah dari racikan rempah-rempah seperti jahe, cengkeh, kayu manis, dan santan. Secara sejarah, kuliner ini memiliki kedekatan personal dengan sosok R.A Kartini dan saat ini sedang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia.
"Momentum Hari Kartini ini menjadi momen kami untuk memperluas cara pandang masyarakat dalam mengenal sosok Kartini, tidak hanya melalui simbol budaya populer seperti kebaya dan surat-suratnya, tetapi juga melalui warisan kuliner daerah, yaitu minuman adon-adon coro, serta produk pastry kami yang menampilkan bentuk-bentuk bertema Kartini," kata General Manager Hotel Aston Priority Simatupang, Andi Gevika Rizki.
Selain minuman tradisional, tim kuliner hotel juga menyajikan aneka kudapan pastry bertema Kartini dalam menu prasmanan mereka. Pilihan sajian mencakup kudapan modern dengan sentuhan lokal seperti tape cake dan klepon mouse cake untuk melengkapi pengalaman budaya para pengunjung.