Honor resmi memperkenalkan jam tangan pintar terbarunya yang mengunggulkan kapasitas daya raksasa pada Senin (25/5/2026). Perangkat yang diberi nama komersial Honor Watch 6 Plus ini hadir dengan daya tarik utama berupa ketahanan baterai serta tampilan layar yang mewah.
Kombinasi baterai 1.000 mAh, layar AMOLED berkekuatan 3.000 nits, serta durabilitas tinggi membuat gawai ini sangat kompetitif di segmen harganya. Jam tangan pintar pada umumnya hanya dibekali daya sekitar 200 hingga 400 mAh, sementara kapasitas 500 sampai 800 mAh sudah dikategorikan sangat besar.
Seperti dilaporkan oleh Suara, Honor Watch 6 Plus mendobrak standar industri lewat kapasitas 1.000 mAh yang dibawanya. Hal tersebut menjadikan perangkat ini sebagai salah satu opsi dengan daya paling besar di pasaran saat ini.
Gawai anyar ini mengusung konsep desain maskulin melalui bentuk jam melingkar berdiameter 46,5 mm. Produsen menyediakan beberapa varian kelir menarik, antara lain Speed Blue, Twilight Brown, Racing Grey, serta Shadow Black.
Sisi bodi memanfaatkan material perpaduan aluminium atau baja tahan karat tipe 316L. Material tersebut sanggup menyuguhkan impresi premium sekaligus menjaga bobotnya tetap ringan, yakni hanya 41 gram ketika ditimbang tanpa tali.
Visual perangkat ditunjang oleh panel AMOLED berukuran 1,46 inci yang memiliki resolusi tajam 464 x 464 piksel. Produsen mengklaim panel ini sanggup menyentuh tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits.
Intensitas cahaya yang tinggi tersebut memastikan keterbacaan konten tetap prima walau dioperasikan di bawah terik matahari langsung. Kehadiran teknologi sentuhan basah juga menjamin responsivitas layar tetap terjaga saat jari basah oleh keringat setelah berolahraga atau terkena tetesan air hujan.
Ketahanan Daya dan Fitur Kebugaran
Mengenai ketangguhan fisik, gawai ini telah mengantongi sertifikasi kedap air 5 ATM dan IP69 sehingga aman dipakai berenang di kolam. Berbekal penyimpanan daya masif 1.000 mAh, jam ini diklaim bisa menyala hingga 35 hari pada mode hemat daya Bluetooth terbatas, atau mencapai 17 hari untuk pola pemakaian harian normal.
Berdasarkan data dari Huawei Central, pelacakan GPS independen yang aktif secara konstan dapat diakomodasi hingga 42 jam. Performa navigasi tersebut didukung oleh sistem pemetaan GNSS enam satelit frekuensi ganda pada jalur L1 dan L5.
Guna menunjang aktivitas kebugaran, tersedia lebih dari 120 mode olahraga di dalamnya. Fasilitas tersebut mencakup sistem pelacakan khusus bulu tangkis yang merekam kecepatan ayunan raket, serta mode sepak bola yang mampu memetakan peta panas pergerakan pemain di lapangan.
Fungsi sensor standar seperti pemantau detak jantung serta SpO2 tetap disematkan. Selain itu, terdapat fitur tambahan yang berfungsi mendeteksi risiko indikasi tekanan darah tinggi pada pengguna.
Sistem operasional gawai ini berjalan menggunakan antarmuka berbasis MagicOS. Fitur konektivitas yang tersedia meliputi panggilan suara via Bluetooth 5.4, fitur NFC untuk keperluan pembayaran, hingga navigasi peta secara mandiri.
Harga dan Ketersediaan Pasar
Honor Watch 6 Plus dipasarkan dengan harga sebesar 1.199 yuan atau jika dikonversikan setara dengan Rp3,1 jutaan. Produk ini dirilis secara terbatas di wilayah China pada kuartal kedua tahun 2026, dan belum ada informasi resmi mengenai jadwal peluncuran global maupun distribusinya ke Indonesia.