HMD Global Hadirkan Nokia G22 yang Mudah Diperbaiki Mandiri

HMD Global Hadirkan Nokia G22 yang Mudah Diperbaiki Mandiri
Foto: Ilustrasi HMD Global Hadirkan Nokia G22 yang Mudah Diperbaiki Mandiri.

HMD Global menawarkan solusi baru bagi pengguna yang menginginkan perangkat tahan lama melalui peluncuran seri Nokia G22. Langkah ini diambil untuk mendobrak batasan perbaikan ponsel pintar yang selama ini dikenal rumit dan mahal.

Seperti dilansir dari Media Indonesia, gawai ini dirancang khusus agar dapat diperbaiki secara mandiri oleh pemiliknya. Fokus utama dari pembuatan perangkat ini adalah keberlanjutan lingkungan dan efisiensi jangka panjang.

HMD Global berkolaborasi dengan iFixit untuk menyediakan panduan resmi beserta suku cadang asli. Fitur yang dinamakan QuickFix ini mempermudah proses pergantian komponen kritikal.

Pengguna dapat membongkar dan mengganti layar, baterai, atau port pengisian daya sendiri di rumah. Proses perbaikan tersebut hanya membutuhkan waktu singkat dengan bantuan alat servis yang sederhana.

Spesifikasi Teknis Nokia G22

Ponsel ini tetap dibekali dengan komponen yang mumpuni untuk mendukung aktivitas harian pemiliknya. Sektor dapur pacu mengandalkan chipset Unisoc T606 yang bekerja pada jaringan 4G LTE.

Meskipun beberapa informasi mengaitkannya dengan jaringan generasi kelima, varian standar yang beredar luas belum mendukung konektivitas 5G. Ketersediaan versi 5G bergantung pada kebijakan penyesuaian wilayah tertentu.

Daftar Spesifikasi Teknis Lengkap Nokia G22
KomponenSpesifikasi
Layar6.52 inci HD+, Refresh Rate 90Hz, Gorilla Glass 3
ChipsetUnisoc T606 (Octa-core)
RAM/Storage4GB (Ekspansi RAM virtual) / 64GB atau 128GB
Kamera Belakang50MP (Utama) + 2MP (Makro) + 2MP (Depth)
Kamera Depan8MP
Baterai5.050 mAh, Pengisian Daya 20W
Sistem OperasiAndroid 12 (Janji update OS 2 tahun)

Kelebihan dan Kekurangan Perangkat

Nokia G22 mengantongi skor reparabilitas yang tinggi dari iFixit karena kemudahan bongkar pasangnya. Daya tahan baterai gawai ini juga diklaim mampu menyokong operasional hingga 3 hari untuk pemakaian ringan.

Aspek ramah lingkungan diperkuat dengan penggunaan 100 persen plastik daur ulang pada penutup belakang. Kehadiran refresh rate 90Hz pada layar turut memberikan sensasi navigasi yang mulus.

Namun, chipset Unisoc T606 yang ditanamkan tidak dirancang untuk menjalankan game berkapasitas berat. Resolusi layarnya pun masih tertahan di tingkat HD+ dan belum mencapai kualitas Full HD.

Sistem operasi bawaan juga menjadi catatan tersendiri karena masih menggunakan Android 12 saat peluncuran. Padahal, para kompetitor di kelasnya sudah mulai mengadopsi Android 13 atau Android 14.

Estimasi Harga dan Pasar

Perangkat ini menyasar segmen kelas entri dengan penawaran harga yang kompetitif. Di pasar internasional, unit ini dipasarkan mulai dari kisaran harga 179 Euro atau sekitar Rp2,9 jutaan sesuai kurs saat peluncuran.

Nilai jual resmi di tanah air berpotensi berbeda karena dipengaruhi oleh faktor distributor resmi. Ketersediaan stok komponen suku cadang QuickFix di Indonesia juga turut memengaruhi harga total perangkat tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi