Kebutuhan rumah tangga nasional menghadapi tekanan berat setelah mayoritas komoditas pangan mengalami kenaikan harga serentak pada Kamis, 30 April 2026. Lonjakan nilai jual ini mencakup berbagai bahan pokok penting mulai dari bumbu dapur hingga sumber protein.
Berdasarkan data Panel Harga Pangan Nasional Bank Indonesia (BI) melalui situs resminya, dilansir dari Suara, fluktuasi harga terpantau pada pukul 09.29 WIB. Tekanan paling tajam dialami oleh sektor hortikultura, khususnya bawang merah dan cabai.
Bawang merah ukuran sedang mencatatkan lonjakan harga paling mencolok menjadi Rp58.150 per kilogram. Komoditas ini mengalami kenaikan sebesar 26,55 persen atau bertambah Rp12.200 jika dibandingkan dengan harga pada hari sebelumnya.
Kenaikan tersebut diikuti oleh bawang putih ukuran sedang yang kini menyentuh angka Rp48.150 per kilogram. Harga bumbu dapur ini merangkak naik sebesar 21,74 persen atau mengalami kenaikan nominal sebesar Rp8.600.
Pada sektor beras, tren kenaikan melanda seluruh kategori kualitas secara merata. Beras kualitas bawah I naik 16,15 persen menjadi Rp16.900 per kilogram, sementara beras kualitas bawah II kini dibanderol Rp16.850 per kilogram setelah naik 15,81 persen.
Untuk beras kualitas medium I, harga terpantau naik 6,21 persen menjadi Rp17.100 per kilogram. Sedangkan beras kualitas medium II mengalami kenaikan 10,66 persen yang membuat harganya berada di level Rp17.650 per kilogram.
Beras kualitas super juga tidak luput dari tekanan harga. Kualitas super I kini mencapai Rp17.850 per kilogram, sementara kualitas super II menjadi yang tertinggi di kelompoknya dengan harga Rp18.950 per kilogram.
Komoditas cabai turut menyumbang tekanan inflasi pangan. Cabai merah besar naik 29,07 persen menjadi Rp62.600 per kilogram, diikuti cabai merah keriting yang naik ke level Rp53.900 per kilogram.
Cabai rawit hijau juga terpantau naik 17,44 persen menjadi Rp57.250 per kilogram. Namun, cabai rawit merah menjadi anomali karena mengalami penurunan sebesar 4,56 persen ke level Rp61.800 per kilogram meski harganya tetap tergolong tinggi.
Pada kategori protein, harga daging ayam ras segar meningkat 8,03 persen menjadi Rp42.400 per kilogram. Lonjakan signifikan sebesar 25,94 persen juga dialami telur ayam ras segar yang kini dijual seharga Rp40.300 per kilogram.
Daging sapi kualitas I tetap bertahan di angka Rp151.450 per kilogram dan kualitas II pada level Rp150.400 per kilogram. Selain itu, gula pasir premium kini mencapai Rp24.650 per kilogram setelah naik 21,73 persen.
Minyak goreng turut membukukan kenaikan nilai jual. Minyak goreng curah dipatok Rp22.200 per liter, sementara kemasan bermerek I mencapai Rp26.950 per liter dan kemasan bermerek II berada di angka Rp24.450 per liter.
| Komoditas | Harga (Rp) | Satuan |
|---|---|---|
| Bawang Merah Sedang | 58.150 | Per Kg |
| Bawang Putih Sedang | 48.150 | Per Kg |
| Beras Kualitas Super II | 18.950 | Per Kg |
| Cabai Merah Besar | 62.600 | Per Kg |
| Cabai Rawit Merah | 61.800 | Per Kg |
| Daging Sapi Kualitas I | 151.450 | Per Kg |
| Daging Ayam Ras | 42.400 | Per Kg |
| Telur Ayam Ras | 40.300 | Per Kg |
| Minyak Goreng Kemasan I | 26.950 | Per Liter |
| Gula Pasir Premium | 24.650 | Per Kg |