Harga Pangan Nasional 22 Mei 2026 Bergerak Bervariasi

Harga Pangan Nasional 22 Mei 2026 Bergerak Bervariasi
Foto: Ilustrasi Harga Pangan Nasional 22 Mei 2026 Bergerak Bervariasi.

Pergerakan nilai jual sejumlah komoditas pangan nasional di pasar tradisional menunjukkan arah yang beragam pada perdagangan Jumat, 22 Mei 2026. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia melalui situs resmi bi.go.id/hargapangan yang dikutip dari Suara pukul 10.15 WIB, beberapa bahan pangan utama mengalami lonjakan harga, sementara sebagian lainnya justru terkoreksi turun.

Lonjakan nilai jual yang cukup signifikan melanda kelompok cabai dan daging sapi. Sebaliknya, penurunan harga terjadi pada komoditas telur ayam, daging ayam, bawang putih, serta minyak goreng.

Komoditas cabai rawit merah tercatat bertahan di level tinggi, yakni Rp70.450 per kilogram (kg). Meskipun berada di posisi atas, angka ini sebenarnya telah mengalami koreksi tipis sebesar 1,19 persen atau turun Rp850 dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Kenaikan tinggi justru membayangi jenis cabai lainnya. Cabai merah besar melonjak 2,24 persen atau Rp1.200 menjadi Rp54.850 per kg. Selanjutnya, cabai merah keriting naik 5,53 persen atau Rp2.750 ke level Rp52.450 per kg, dan cabai rawit hijau menguat 2,71 persen atau Rp1.350 menjadi Rp51.100 per kg.

Pada sektor bumbu dapur, pasokan bawang merah ukuran sedang mengalami kenaikan harga hingga 6,73 persen atau Rp3.150 menjadi Rp49.950 per kg. Kondisi berbeda dialami bawang putih ukuran sedang yang terpantau melemah 2,66 persen atau Rp1.050 menjadi Rp38.350 per kg.

Sektor Daging dan Kelompok Beras

Tekanan harga komoditas protein hewani masih berlangsung kuat, terutama pada daging sapi. Daging sapi kualitas 1 mengalami penguatan sebesar 4 persen atau Rp5.750 menjadi Rp149.350 per kg. Searah dengan itu, daging sapi kualitas 2 juga naik 4,28 persen atau Rp5.850 menjadi Rp142.500 per kg.

Sementara itu, pergerakan di sektor beras terpantau bervariasi. Beras kualitas bawah I naik 4,56 persen atau Rp650 menjadi Rp14.900 per kg, namun beras kualitas bawah II melandai 1,37 persen atau Rp200 menjadi Rp14.450 per kg. Untuk beras kualitas medium I bergerak stagnan di angka Rp15.850 per kg, sedangkan beras kualitas medium II naik 3,23 persen atau Rp500 menjadi Rp16.000 per kg. Kelompok premium seperti beras kualitas super I naik 1,78 persen atau Rp300 menjadi Rp17.150 per kg, dan beras kualitas super II naik 2,13 persen atau Rp350 menjadi Rp16.800 per kg.

Kondisi Minyak Goreng, Gula, dan Unggas

Komoditas gula pasir kompak merangkak naik. Gula pasir premium meningkat 2,01 persen atau Rp400 menjadi Rp20.350 per kg, dan gula pasir lokal terangkat tipis 0,79 persen atau Rp150 ke posisi Rp19.250 per kg.

Untuk sektor minyak goreng, variasi harga juga terjadi. Minyak goreng curah melemah 1,94 persen atau Rp400 menjadi Rp20.250 per kg, diikuti minyak goreng kemasan bermerek I yang turun 1,84 persen atau Rp450 menjadi Rp24.000 per kg. Namun, minyak goreng kemasan bermerek II justru naik 1,73 persen atau Rp400 menjadi Rp23.500 per kg.

Kabar baik bagi konsumen datang dari sektor unggas. Harga telur ayam ras segar terkoreksi turun sebesar 4,15 persen atau Rp1.250 menjadi Rp28.900 per kg. Penurunan yang cukup dalam juga membayangi daging ayam ras segar yang merosot hingga 8,08 persen atau Rp3.200 menjadi Rp36.400 per kg.

Daftar Harga Pangan Nasional di Pasar Tradisional per 22 Mei 2026
Nama KomoditasHarga Per Kilogram (Rp)Perubahan Nilai
70.450Turun Rp850149.350
Naik Rp5.750142.500Naik Rp5.850
54.850Naik Rp1.20052.450
Naik Rp2.75051.100Naik Rp1.350
49.950Naik Rp3.15038.350
Turun Rp1.05036.400Turun Rp3.200
28.900Turun Rp1.25024.000
Turun Rp45023.500Naik Rp400
20.350Naik Rp40020.250
Turun Rp40019.250Naik Rp150

Artikel terkait

Rekomendasi