Harga Mobil Hybrid Bekas Turun Mulai Rp 150 Jutaan Per April 2026

Harga Mobil Hybrid Bekas Turun Mulai Rp 150 Jutaan Per April 2026
Foto: Ilustrasi Harga Mobil Hybrid Bekas Turun Mulai Rp 150 Jutaan Per April 2026.

Pasar otomotif kendaraan ramah lingkungan di Indonesia menunjukkan tren positif, terutama pada segmen mobil hybrid bekas yang semakin diminati konsumen. Pilihan unit di pasaran kini lebih variatif dengan rentang harga yang fleksibel, mulai dari seratus jutaan hingga di atas Rp 500 juta.

Kombinasi antara mesin bensin konvensional dan motor listrik menjadi daya tarik utama karena menawarkan efisiensi konsumsi bahan bakar yang tinggi. Teknologi ini juga memberikan kemudahan bagi pengguna karena tidak bergantung sepenuhnya pada ketersediaan infrastruktur pengisian daya listrik.

Berdasarkan pantauan dari berbagai bursa mobil bekas daring pada Senin (27/4/2026), harga unit hybrid bekas saat ini berada pada kisaran Rp 150 juta sampai Rp 495 juta. Angka tersebut sangat dipengaruhi oleh merek kendaraan, tahun perakitan, serta kondisi fisik unit secara menyeluruh.

Berikut adalah daftar harga mobil hybrid bekas yang dirangkum dari media Otomotif:

Daftar Harga Mobil Hybrid Bekas April 2026
Model KendaraanTahun ProduksiEstimasi Harga
Toyota Camry Hybrid2013Rp 150 juta
Toyota Camry Hybrid2016Rp 225 juta
Toyota Camry Hybrid2022Rp 495 juta
Honda CR-Z Hybrid2010Rp 189 juta
Honda CR-Z Hybrid2011Rp 210 juta
Honda CR-Z Hybrid2014Rp 275 juta
Honda CR-Z Hybrid2016Rp 282 juta
Nissan Kicks Hybrid2021Rp 209 juta
Nissan Kicks Hybrid2023Rp 239 juta
Suzuki Ertiga Hybrid2022Rp 185 juta
Suzuki Ertiga Hybrid2023Rp 209 juta

Faktor yang Memengaruhi Harga Jual Mobil Hybrid

Nilai jual kendaraan di bursa mobil bekas tidak bersifat statis dan dapat berbeda-beda di setiap lokasi penjualan. Perbedaan harga sering kali dipicu oleh faktor usia kendaraan, jarak tempuh atau odometer, hingga kelengkapan fitur penunjang lainnya.

Kondisi baterai hybrid menjadi komponen paling krusial yang menentukan harga pasar karena merupakan bagian utama dari sistem penggerak elektrifikasi. Riwayat servis berkala di bengkel resmi juga sering menjadi pertimbangan utama bagi calon pembeli dalam menilai kelayakan harga sebuah unit.

Calon konsumen diingatkan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh secara teknis terhadap unit yang diincar. Memastikan kesehatan baterai melalui pemindaian sistem elektrikal sangat disarankan guna menghindari biaya perbaikan yang besar di kemudian hari.

Selain pengecekan dokumen dan fisik, melakukan uji jalan atau test drive tetap menjadi langkah wajib untuk merasakan langsung kenyamanan serta performa mesin hybrid. Langkah ini membantu pembeli memastikan transisi antara motor listrik dan mesin bensin berjalan halus tanpa kendala teknis.

Artikel terkait

Rekomendasi