Pasar otomotif kendaraan ramah lingkungan di Indonesia menunjukkan tren positif, terutama pada segmen mobil hybrid bekas yang semakin diminati konsumen. Pilihan unit di pasaran kini lebih variatif dengan rentang harga yang fleksibel, mulai dari seratus jutaan hingga di atas Rp 500 juta.
Kombinasi antara mesin bensin konvensional dan motor listrik menjadi daya tarik utama karena menawarkan efisiensi konsumsi bahan bakar yang tinggi. Teknologi ini juga memberikan kemudahan bagi pengguna karena tidak bergantung sepenuhnya pada ketersediaan infrastruktur pengisian daya listrik.
Berdasarkan pantauan dari berbagai bursa mobil bekas daring pada Senin (27/4/2026), harga unit hybrid bekas saat ini berada pada kisaran Rp 150 juta sampai Rp 495 juta. Angka tersebut sangat dipengaruhi oleh merek kendaraan, tahun perakitan, serta kondisi fisik unit secara menyeluruh.
Berikut adalah daftar harga mobil hybrid bekas yang dirangkum dari media Otomotif:
| Model Kendaraan | Tahun Produksi | Estimasi Harga |
|---|---|---|
| Toyota Camry Hybrid | 2013 | Rp 150 juta |
| Toyota Camry Hybrid | 2016 | Rp 225 juta |
| Toyota Camry Hybrid | 2022 | Rp 495 juta |
| Honda CR-Z Hybrid | 2010 | Rp 189 juta |
| Honda CR-Z Hybrid | 2011 | Rp 210 juta |
| Honda CR-Z Hybrid | 2014 | Rp 275 juta |
| Honda CR-Z Hybrid | 2016 | Rp 282 juta |
| Nissan Kicks Hybrid | 2021 | Rp 209 juta |
| Nissan Kicks Hybrid | 2023 | Rp 239 juta |
| Suzuki Ertiga Hybrid | 2022 | Rp 185 juta |
| Suzuki Ertiga Hybrid | 2023 | Rp 209 juta |
Faktor yang Memengaruhi Harga Jual Mobil Hybrid
Nilai jual kendaraan di bursa mobil bekas tidak bersifat statis dan dapat berbeda-beda di setiap lokasi penjualan. Perbedaan harga sering kali dipicu oleh faktor usia kendaraan, jarak tempuh atau odometer, hingga kelengkapan fitur penunjang lainnya.
Kondisi baterai hybrid menjadi komponen paling krusial yang menentukan harga pasar karena merupakan bagian utama dari sistem penggerak elektrifikasi. Riwayat servis berkala di bengkel resmi juga sering menjadi pertimbangan utama bagi calon pembeli dalam menilai kelayakan harga sebuah unit.
Calon konsumen diingatkan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh secara teknis terhadap unit yang diincar. Memastikan kesehatan baterai melalui pemindaian sistem elektrikal sangat disarankan guna menghindari biaya perbaikan yang besar di kemudian hari.
Selain pengecekan dokumen dan fisik, melakukan uji jalan atau test drive tetap menjadi langkah wajib untuk merasakan langsung kenyamanan serta performa mesin hybrid. Langkah ini membantu pembeli memastikan transisi antara motor listrik dan mesin bensin berjalan halus tanpa kendala teknis.