Harga Minyak Dunia Menguat Dipicu Izin Penggunaan Pangkalan Militer

Harga Minyak Dunia Menguat Dipicu Izin Penggunaan Pangkalan Militer
Foto: Ilustrasi Harga Minyak Dunia Menguat Dipicu Izin Penggunaan Pangkalan Militer.

Nilai tukar minyak mentah global mengalami kenaikan signifikan setelah pemerintah Arab Saudi dan Kuwait dilaporkan memberikan izin bagi militer Amerika Serikat untuk mengoperasikan pangkalan militer serta wilayah udara mereka pada Kamis (7/5/2026).

Kenaikan harga ini terjadi di tengah meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Teluk yang memicu kekhawatiran pasar terhadap pasokan energi global. Berdasarkan data yang dilansir dari Market, penguatan ini mencerminkan respons investor terhadap dinamika keamanan di jalur perdagangan vital.

Kontrak berjangka minyak mentah jenis Brent mencatatkan kenaikan sekitar 1 persen hingga menyentuh level US$101,29 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menutup perdagangan pada posisi US$95,42 per barel.

Langkah militer ini berkaitan dengan rencana pemerintahan Presiden Donald Trump untuk mengaktifkan kembali operasi pengawalan angkatan laut bagi kapal-kapal komersial. Fokus utama pengamanan tersebut terletak pada armada yang melintasi Selat Hormuz guna menjamin kelancaran arus logistik.

Operasi pengawalan ini dijadwalkan mendapat dukungan penuh dari kekuatan angkatan laut dan angkatan udara Amerika Serikat. Sebelumnya, kebijakan pengamanan wilayah perairan tersebut sempat dihentikan sementara oleh otoritas terkait pada awal pekan ini.

Meskipun terdapat laporan mengenai penggunaan pangkalan militer, pihak otoritas Arab Saudi mengeluarkan pernyataan resmi untuk mengklarifikasi situasi tersebut. Riyadh membantah telah membuka wilayah udaranya bagi keperluan operasi militer ofensif yang dilakukan oleh pihak Amerika Serikat.

Artikel terkait

Rekomendasi