Harga Minyak Mentah Indonesia April 2026 Melonjak Jadi 117,31 Dolar AS

Harga Minyak Mentah Indonesia April 2026 Melonjak Jadi 117,31 Dolar AS
Foto: Ilustrasi Harga Minyak Mentah Indonesia April 2026 Melonjak Jadi 117,31 Dolar AS.

Harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) mengalami lonjakan signifikan sepanjang April 2026. Berdasarkan informasi yang dikutip dari Suara, nilai ICP meroket sebesar 15,05 dolar AS per barel dari bulan sebelumnya.

Pada Maret 2026, harga minyak mentah domestik tersebut masih berada di angka 102,26 dolar AS per barel. Namun, memasuki April 2026, angkanya melonjak hingga menyentuh 117,31 dolar AS per barel.

Kenaikan harga ini secara resmi disahkan melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 203.K/MG.03/MEM.M/2026. Aturan tersebut mengatur tentang Ketetapan Harga Minyak Mentah Bulan April 2026.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman, mengungkapkan bahwa ketegangan geopolitik menjadi pemicu utama. Perselisihan di Timur Tengah dan Selat Hormuz memperbesar risiko terganggunya pasokan minyak global.

Menurut keterangan Laode, pasar minyak internasional terus tertekan oleh berbagai dinamika sepanjang April 2026. Isu krusial tersebut meliputi gejolak di Selat Hormuz, pemblokiran pelabuhan Iran oleh Amerika Serikat, hingga serangan pada infrastruktur energi.

Kombinasi berbagai insiden tersebut memicu kecemasan mendalam di pasar global terkait stabilitas suplai energi dunia. Di sisi lain, faktor permintaan juga ikut mengerek harga komoditas ini.

Pertumbuhan ekonomi China yang mencatatkan angka 5 persen secara tahunan pada triwulan I 2026 ikut andil. Perkembangan positif dari Negeri Tirai Bambu tersebut memberikan stimulus kuat pada permintaan minyak dunia.

Meskipun demikian, terdapat beberapa sentimen yang diperkirakan mampu mengerem laju kenaikan harga. Salah satunya adalah proyeksi penurunan permintaan minyak mentah global sebesar 5 juta bph year on year pada triwulan II 2026.

Selain itu, potensi dibukanya kembali ruang negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran turut menjadi faktor penahan. Pemerintah Indonesia memastikan akan terus bersiaga menghadapi fluktuasi harga ini.

"Pemerintah akan terus memantau perkembangan pasar minyak global secara cermat untuk menjaga ketahanan energi nasional serta memastikan stabilitas pasokan energi dalam negeri," kata Laode.

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada ICP, melainkan juga melanda mayoritas minyak mentah utama dunia. Pergerakan harga internasional mencatatkan variasi yang cukup kontras antar jenis komoditas.

Daftar Perkembangan Harga Rata-Rata Minyak Mentah Utama April 2026 vs Maret 2026
Jenis Minyak MentahHarga Maret 2026 (Dolar AS/Barel)Harga April 2026 (Dolar AS/Barel)Perubahan (Dolar AS/Barel)
ICP102,26117,31Naik 15,05
Brent (ICE)99,60102,46Naik 2,86
WTI (Nymex)91,0098,06Naik 7,06
Dated Brent103,89120,55Naik 16,66
Basket OPEC116,36108,55Turun 7,81

Data pada Basket OPEC tersebut diambil per tanggal 29 April 2026, menjadikannya satu-satunya jenis minyak mentah utama yang mengalami penurunan di tengah tren penguatan harga komoditas energi global.

Artikel terkait

Rekomendasi