Harga Emas Dunia 21 Mei 2026 Bergerak Stabil di Level US$4.543 per Ons Troi

Harga Emas Dunia 21 Mei 2026 Bergerak Stabil di Level US$4.543 per Ons Troi
Foto: Ilustrasi Harga Emas Dunia 21 Mei 2026 Bergerak Stabil di Level US$4.543 per Ons Troi.

Pergerakan harga emas terpantau stabil pada perdagangan Kamis (21/5/2026). Kondisi ini dipicu oleh tarik-menarik antara kecemasan inflasi dari fluktuasi minyak dan harapan damai antara Amerika Serikat (AS) serta Iran.

Harga emas spot tercatat stagnan di level US$4.543,96 per ons troi pada pukul 01.04 GMT, seperti dilansir dari Internasional. Logam mulia ini sempat melonjak lebih dari 1% pada hari sebelumnya setelah menyentuh titik terendah sejak 30 Maret.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni mengalami kenaikan sebesar 0,2% menjadi US$4.545,50 per ons troi.

Faktor penentu pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh kelanjutan negosiasi bilateral antara AS dan Iran. Presiden AS menyatakan bahwa pembicaraan dengan pihak Iran kini sudah memasuki fase final.

Meski begitu, Trump tetap melayangkan peringatan mengenai potensi adanya serangan susulan apabila Iran menolak untuk menyepakati perjanjian.

Di pihak lain, ketegangan regional turut meningkat seiring dengan peringatan Iran tentang dampak yang lebih masif jika negara mereka kembali diserang.

"Jika agresi terhadap Iran terulang, perang regional yang dijanjikan akan meluas melampaui kawasan," demikian pernyataan Garda Revolusi Iran.

Sentimen positif dari harapan kesepakatan damai berhasil menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS serta harga minyak pada perdagangan Rabu. Situasi tersebut sekaligus mendorong penguatan indeks saham utama di tingkat global.

Namun, potensi kenaikan harga emas lebih lanjut masih tertahan oleh prospek suku bunga AS yang diprediksi tetap berada di level tinggi.

Dokumen risalah rapat Federal Reserve bulan April menunjukkan bahwa sebagian besar pejabat bank sentral AS menganggap pengetatan moneter lanjutan masih diperlukan apabila inflasi tidak kunjung turun ke target 2%.

Otoritas The Fed juga melihat kondisi pasar tenaga kerja AS masih solid, yang ditandai dengan tingkat pengangguran stabil serta ekspansi lapangan kerja yang melampaui estimasi selama dua bulan terakhir.

Data makroekonomi tersebut mengindikasikan bahwa bank sentral belum memiliki alasan mendesak untuk segera melonggarkan kebijakan moneter atau memotong suku bunga.

Dalam iklim suku bunga yang tinggi, daya tarik investasi pada emas umumnya menurun karena statusnya sebagai aset yang tidak menghasilkan imbal hasil.

Kondisi ini sejalan dengan laporan dari SPDR Gold Trust, ETF berbasis emas terbesar global, yang mencatatkan penurunan kepemilikan sebesar 0,2% menjadi 1.041,74 metrik ton pada hari Selasa.

Pergerakan komoditas logam mulia lainnya menunjukkan harga perak spot bergerak stabil pada posisi US$75,96 per ons troi. Selanjutnya, harga platinum melemah 0,2% ke level US$1.947,37, dan paladium terkoreksi tipis 0,1% menuju US$1.368,75 per ons troi.

Artikel terkait

Rekomendasi