Harga Emas Dunia 20 Mei 2026 Turun Di Bawah 4.500 Dolar AS per Ons

Harga Emas Dunia 20 Mei 2026 Turun Di Bawah 4.500 Dolar AS per Ons
Foto: Ilustrasi Harga Emas Dunia 20 Mei 2026 Turun Di Bawah 4.500 Dolar AS per Ons.

Harga emas dunia bergerak di bawah level US$ 4.455-4.589 per ons pada perdagangan Rabu, 20 Mei 2026 pukul 10.56 WIB. Komoditas ini mencatatkan penurunan hampir 2% pada sesi sebelumnya.

Dilansir dari Investor Daily, Trading Economics melaporkan bahwa peningkatan tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran menjadi pemicu utama. Kondisi ini membuat para pelaku pasar fokus pada risiko inflasi serta potensi kenaikan suku bunga yang lebih tinggi.

Proyeksi pergerakan nilai logam mulia untuk pekan depan diperkirakan berada dalam rentang US$ 4.455 hingga US$ 4.589. Fluktuasi ini dinilai mencerminkan kondisi volatilitas pasar yang terjadi saat ini.

Traders Union menyatakan peluang untuk lonjakan harga dalam waktu dekat berada di bawah 20%. Estimasi tersebut didasarkan pada indikator momentum bearish harian dan mingguan yang terus membayang.

Konsolidasi dalam koridor menyamping (sideways) diprediksi menjadi skenario dasar pada level harga sekarang. Pemulihan ke arah tren naik (bullish) berpotensi terjadi jika angka menembus titik resistensi terdekat di US$ 4.658. Namun, jika harga merosot di bawah titik support US$ 4.455, risiko penurunan lanjutan terbuka lebar.

Analis Traders Union, Anton Kharitonov, menjelaskan bahwa kebijakan regulasi teranyar di India memberikan sinyal positif bagi penyerapan pasar dalam jangka panjang. Kendati demikian, tekanan teknis jangka pendek masih memperlihatkan tren penurunan yang kuat.

Nilai transaksi saat ini bertahan di bawah rata-rata pergerakan utama, sementara sentimen harian cenderung menguntungkan posisi penjual. Emas diperkirakan tertahan di area ini sebelum berhasil merebut kembali titik resistensi penting.

"Sampai emas dapat menembus resistensi kunci, potensi kenaikan kemungkinan akan terbatas ÔÇö skenario dasar saya tetap defensif untuk saat ini,ÔÇØ kata Anton Kharitonov.

Artikel terkait

Rekomendasi