Harga Emas Antam Turun Tajam Akibat Ketegangan Geopolitik Timur Tengah

Harga Emas Antam Turun Tajam Akibat Ketegangan Geopolitik Timur Tengah
Foto: Ilustrasi Harga Emas Antam Turun Tajam Akibat Ketegangan Geopolitik Timur Tengah.

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan sebesar Rp25.000 per gram pada Kamis (23/4/2026) setelah sebelumnya sempat anjlok Rp50.000. Penurunan beruntun ini dipicu oleh memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah yang mendorong penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah.

Dilansir dari Detik Finance, pergerakan harga emas saat ini sangat dipengaruhi oleh ketidakpastian hasil pertemuan antara Amerika Serikat dan Iran di Pakistan. Kondisi tersebut menyebabkan investor mengalihkan aset mereka dari logam mulia ke mata uang dolar AS sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) utama.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa kenaikan harga komoditas seperti minyak mentah yang memicu inflasi tinggi justru memberikan dampak negatif bagi posisi emas di pasar global.

"Naiknya harga-harga komoditas akibat inflasi tinggi dari minyak mentah berdampak negatif terhadap emas. Karena, investor yang tadinya berfokus terhadap logam mulia, mereka berpindah ke Dolar sebagai safe haven," ujar Ibrahim, Pengamat Pasar Uang.

Ibrahim menambahkan bahwa fluktuasi harga akan terus terjadi bergantung pada dinamika politik dunia. Ia memproyeksikan batas bawah penurunan harga emas akan tertahan oleh pelemahan kurs rupiah yang saat ini sudah melampaui level Rp17.300 per dolar AS.

"Kalau seandainya turun pun juga kemungkinan besar hanya di 2.750 juta. Itu level terendah. Karena apa? harus ingat bahwa rupiah terus mengalami pelemahan. Pelemahan rupiah yang sekarang sudah di atas Rp 17.300 ini mengindikasi bahwa logam mulia itu akan kembali berjaya lagi," kata Ibrahim, Pengamat Pasar Uang.

Senada dengan analisis tersebut, pengamat pasar uang Ariston Tjendra menyebutkan bahwa kemacetan negosiasi damai antara AS dan Iran telah mengganggu rantai pasok minyak dunia. Hal ini secara langsung meningkatkan imbal hasil obligasi dolar AS.

"Aset safe haven Dolar AS menjadi semakin menarik karena ekspektasi kenaikan inflasi ini menaikan tingkat imbal hasil obligasinya. Tingkat imbal hasil yang semakin menarik ini memicu peralihan aset dari safe haven emas ke Dolar AS sehingga harga emas turun belakangan ini dan Dolar AS menguat," kata Ariston, Pengamat Pasar Uang.

Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia, harga emas ukuran 10 gram saat ini dibanderol Rp27.545.000, sedangkan ukuran 1 kilogram dijual seharga Rp2.745.600.000. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, harga emas Antam bergerak pada rentang Rp2.805.000 hingga Rp2.992.000 per gram.

Harga pembelian kembali atau buyback oleh Antam juga terpantau melemah Rp30.000 menjadi Rp2.610.000 per gram. Merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nominal di atas Rp10.000.000 akan dikenakan potongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
Ukuran EmasHarga (Rp)
0,5 Gram1.452.500
10 Gram27.545.000
1.000 Gram2.745.600.000

Artikel terkait

Rekomendasi