Harga jual emas batangan 24 karat produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp17.000 per gram pada Kamis (7/5/2026). Berdasarkan data resmi dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga dasar emas kini berada di level Rp2.840.000 per gram.
Lonjakan ini menandai tren positif bagi pemegang logam mulia setelah fluktuasi tajam yang terjadi dalam 48 jam terakhir. Kenaikan harga domestik ini terpantau sejalan dengan pergerakan harga emas di pasar global yang menguat pada sesi perdagangan Asia pagi ini.
Harga beli kembali atau buyback oleh produsen juga mencatatkan kenaikan yang lebih tinggi yakni sebesar Rp20.000 per gram. Dengan perubahan tersebut, harga buyback emas Antam hari ini dipatok pada angka Rp2.645.000 per gram dibandingkan posisi hari sebelumnya.
Kenaikan harga terjadi secara merata pada seluruh ukuran mulai dari pecahan terkecil 0,5 gram hingga ukuran terbesar 1.000 gram. Perlu dicatat bahwa harga yang tertera merupakan harga dasar yang belum termasuk pengenaan pajak sesuai regulasi yang berlaku.
Sesuai dengan ketentuan perpajakan, pembelian emas batangan dikenakan PPh sebesar 0,25 persen bagi pemegang NPWP pada harga dasar. Berikut adalah rincian harga emas Antam untuk berbagai pecahan pada Kamis, 7 Mei 2026:
| Ukuran Emas | Harga Dasar (Rp) |
|---|---|
| 0,5 Gram | 1.470.000 |
| 1 Gram | 2.840.000 |
| 2 Gram | 5.620.000 |
| 3 Gram | 8.405.000 |
| 5 Gram | 13.975.000 |
| 10 Gram | 27.895.000 |
| 25 Gram | 69.612.000 |
| 50 Gram | 139.145.000 |
| 100 Gram | 278.212.000 |
| 250 Gram | 695.265.000 |
| 500 Gram | 1.390.320.000 |
| 1.000 Gram | 2.780.600.000 |
Faktor Pemicu Kenaikan Harga Global
Penguatan nilai logam mulia di dalam negeri sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar internasional. Melansir data Investing, harga kontrak emas untuk pengiriman Juni 2026 di divisi Comex New York merangkak naik 0,42 persen menuju level US$4.714,04 per troy ons.
Sementara itu, harga emas di pasar spot juga menunjukkan tren serupa dengan penguatan 0,30 persen ke level US$4.705,09 per troy ons. Kondisi geopolitik dan sentimen ekonomi global menjadi alasan utama kenapa harga emas global naik hari ini.
Jika dibandingkan secara historis, pergerakan pekan ini tergolong sangat agresif. Pada Rabu (6/5/2026) kemarin, harga jual bahkan sempat mengalami revisi naik dua kali dalam sehari, yakni Rp30.000 pada pagi hari dan kembali naik Rp33.000 pada sore hari.
Perbandingan Harga di Pihak Ketiga
Bagi masyarakat yang mencari alternatif selain pembelian langsung di Antam, harga emas di penyedia jasa gadai atau pihak ketiga lainnya terpantau memiliki selisih tipis. Harga di level pengecer cenderung lebih tinggi karena adanya margin operasional penyedia jasa.
Tercatat untuk ukuran 1 gram di berbagai penyedia layanan investasi, harga dipatok pada rentang Rp2.833.000 hingga Rp2.954.000. Perbedaan ini dipengaruhi oleh ketersediaan stok dan jenis merek emas batangan yang ditawarkan, seperti UBS atau Galeri 24.
"Informasi ini bukan saran investasi. Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah atau otoritas terkait sebelum melakukan transaksi besar."
Berikut adalah beberapa poin penting terkait transaksi emas hari ini:
- Pajak PPh 22 atas transaksi emas batangan berkisar antara 0,22 persen hingga 0,25 persen tergantung pada kelengkapan identitas NPWP pembeli.
- Setiap pembelian emas batangan disertai dengan sertifikat LBMA (London Bullion Market Association) untuk menjamin keaslian dan kadar kemurnian.
- Harga buyback berlaku untuk emas dalam kondisi baik tanpa cacat fisik yang signifikan pada kemasan sertifikat.
Masyarakat dapat melakukan pemantauan harga secara berkala melalui laman resmi Logam Mulia atau aplikasi penyedia investasi emas digital. Hingga penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, tren minat beli masyarakat terpantau masih stabil meski harga mengalami lonjakan cukup tinggi dalam dua hari terakhir.