Harga logam mulia Antam mengalami lonjakan setelah sempat mencatatkan penurunan secara berturut-turut pada perdagangan sebelumnya.
Emas batangan 24 karat produksi PT Aneka Tambang Tbk kini mengalami kenaikan sebesar Rp 25.000 per gram. Angka tersebut membuat harga emas Antam berada di level Rp 2.789.000 per gram, dilansir dari Detik Finance.
Berdasarkan informasi resmi dari laman Logam Mulia pada Selasa (19/5/2026), ukuran terkecil yaitu 0,5 gram dipatok pada angka Rp 1.444.500.
Untuk ukuran menengah seperti 10 gram, Antam menjualnya dengan harga Rp 27.385.000. Sementara itu, varian terbesar dengan bobot 1.000 gram atau 1 kg dibanderol senilai Rp 2.729.600.000.
Pergerakan grafik dalam satu pekan terakhir memperlihatkan rentang penurunan harga komoditas ini yang berada di kisaran Rp 2.859.000 hingga Rp 2.789.000 per gram.
Tren penurunan juga terlihat dalam kurun waktu satu bulan ke belakang. Nilai jual bergerak menyusut dalam rentang antara Rp 2.840.000 sampai Rp 2.789.000 per gram.
Kenaikan tidak hanya terjadi pada nilai jual, tetapi juga merambah pada harga pembelian kembali atau buyback. Nilai buyback ikut terangkat sebesar Rp 25.000 per gram, sehingga kini bertengger di angka Rp 2.594.000 per gram.
Harga buyback merupakan acuan yang digunakan ketika pemilik emas ingin menjual kembali produknya ke pihak Antam.
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, terdapat regulasi pajak yang berlaku untuk aktivitas lepas aset ini.
Setiap transaksi buyback yang memiliki nilai nominal di atas Rp 10.000.000 bakal dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 dengan tarif sebesar 1,5%.
Pungutan PPh Pasal 22 tersebut bakal langsung dipotong dari keseluruhan nilai transaksi yang diterima oleh konsumen saat proses buyback diselesaikan.