Pasar aset digital mengalami tekanan yang menyebabkan harga Bitcoin (BTC) terkoreksi ke kisaran US$112.475 pada Selasa, 23 September 2025. Penurunan sebesar 1,79 persen ini dilaporkan berdampak pada mayoritas koin utama lainnya dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Data dari CoinMarketCap yang dilansir dari Personalfinance menunjukkan nilai Bitcoin tersebut setara dengan Rp1.871.167.842,50 berdasarkan kurs Rp16.640. Selain Bitcoin, Ethereum (ETH) juga mencatatkan pelemahan sebesar 3,32 persen sehingga berada di level US$4.195,75 atau sekitar Rp69.801.755,73.
Tren negatif ini turut menyeret Dogecoin (DOGE) yang diperdagangkan pada harga US$0,241612 atau setara Rp3.992,71 setelah mengalami penurunan sebesar 2,68 persen. Kondisi ini mengindikasikan adanya sentimen pasar yang merata terhadap aset-aset kripto berkapitalisasi besar.
Sejumlah altcoin lainnya juga tercatat mengalami koreksi signifikan, dengan Solana (SOL) turun sekitar 6,5 persen ke angka US$217,30. Sementara itu, BNB diperdagangkan di level US$982,21 setelah mengalami penurunan nilai sebesar 4,5 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Berbeda dengan aset lainnya, Tether (USDT) terpantau tetap stabil pada posisi US$1,00 dengan fluktuasi tipis hanya sebesar 0,01 persen. Bagi masyarakat di Indonesia yang ingin memanfaatkan momentum penurunan harga ini, transaksi dapat dilakukan melalui platform yang telah mengantongi izin resmi dari Bappebti.
Beberapa platform legal yang direkomendasikan antara lain Indodax, Tokocrypto, Reku, Pintu, dan Luno. Calon investor diwajibkan melakukan pendaftaran serta verifikasi identitas (KYC) menggunakan KTP sebelum melakukan deposit saldo rupiah untuk memulai pembelian aset kripto.
| Aset Kripto | Harga (USD) | Persentase Penurunan |
|---|---|---|
| Bitcoin (BTC) | US$112.475 | -1,79% |
| Ethereum (ETH) | US$4.195,75 | -3,32% |
| Solana (SOL) | US$217,30 | -6,5% |
| BNB | US$982,21 | -4,5% |
| Dogecoin (DOGE) | US$0,241612 | -2,68% |