Harga Bitcoin Tembus 80.000 Dollar AS Dipicu Sentimen Geopolitik

Harga Bitcoin Tembus 80.000 Dollar AS Dipicu Sentimen Geopolitik
Foto: Ilustrasi Harga Bitcoin Tembus 80.000 Dollar AS Dipicu Sentimen Geopolitik.

Harga Bitcoin (BTC) melonjak hingga melewati level 80.000 dollar AS pada Senin (4/5/2026) pagi waktu Asia seiring meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Capaian ini menandai posisi tertinggi aset kripto tersebut sejak akhir Januari 2026 setelah menguat sekitar 2 persen dalam perdagangan semalam.

Dilansir dari Money, nilai tukar Bitcoin sempat menyentuh angka 80.393 dollar AS di tengah kondisi pasar global yang bergerak bervariasi. Lonjakan harga ini dipicu oleh perubahan sentimen pasar yang menjadi lebih berani mengambil risiko setelah adanya inisiatif diplomatik terbaru dari pemerintah Amerika Serikat.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan program bernama "Project Freedom" sebagai langkah mitigasi konflik di Timur Tengah. Kebijakan tersebut dirancang untuk memberikan jalur aman bagi kapal-kapal internasional yang bersifat netral saat melintasi Selat Hormuz di tengah perselisihan antara AS dan Iran.

"Project Freedom" cetus Donald Trump, Presiden AS.

Pengumuman inisiatif tersebut memberikan dampak instan terhadap aliran dana investor yang kembali masuk ke aset berisiko. Sepanjang April 2026, performa Bitcoin tercatat tumbuh 12 persen, yang merupakan kenaikan bulanan terbesar sejak Mei tahun lalu, serta mengakumulasi penguatan 20 persen selama konflik Iran berlangsung.

Keberhasilan Bitcoin menembus batas psikologis 80.000 dollar AS dipandang sebagai momentum positif setelah sebelumnya tertahan di level 76.000 dollar AS. Ketahanan aset digital ini juga tercatat melampaui kinerja pasar saham dan emas yang cenderung tertekan oleh ketidakpastian situasi global belakangan ini.

Faktor pendukung lainnya berasal dari peningkatan investasi institusional dengan masuknya dana bersih sebesar 630 juta dollar AS ke produk ETF Bitcoin di Amerika Serikat. Selain itu, minat pada instrumen derivatif meningkat tajam yang ditandai dengan pencapaian level tertinggi baru pada open interest opsi ETF Bitcoin milik BlackRock.

Artikel terkait

Rekomendasi