Pergerakan harga bahan pokok di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi menunjukkan tren yang bervariasi pada Jumat (22/5/2026). Dikutip dari Megapolitan, fluktuasi ini dipicu oleh dinamika pasokan di tingkat pasar meskipun tingkat konsumsi harian rumah tangga cenderung stabil.
Kondisi pasar dan pasokan yang berbeda di setiap daerah memicu perbedaan harga yang cukup kontras antarwilayah. Komoditas bumbu dapur seperti cabai dan bawang merah masih menjadi penggerak utama perubahan harga pangan.
Berdasarkan data dari situs resmi infopangan.jakarta.go.id, daging sapi has atau paha belakang masih bertahan di posisi tertinggi sebesar Rp 150.088 per kilogram setelah mengalami penurunan sebesar Rp 879.
Lonjakan tertinggi di Jakarta dialami oleh komoditas bawang merah yang naik sebesar Rp 1.286 menjadi Rp 58.062 per kilogram. Sebaliknya, harga bawang putih terpantau turun sebesar Rp 346 menjadi Rp 41.987 per kilogram.
Untuk sektor sayur dan cabai, harga cabai merah keriting merangkak naik menjadi Rp 56.521 per kilogram. Di sisi lain, harga cabai rawit merah turun menjadi Rp 85.628 per kilogram dan kentang naik ke angka Rp 18.777 per kilogram.
Seluruh jenis beras di Jakarta mengalami kenaikan tipis, termasuk beras premium yang kini menyentuh Rp 16.900 per kilogram. Untuk komoditas lain, telur ayam ras turun tipis menjadi Rp 28.044 per kilogram, ayam broiler naik menjadi Rp 42.978 per ekor, minyak goreng curah tercatat Rp 21.940 per kilogram, dan gula pasir berada di angka Rp 18.659 per kilogram.
Kondisi Harga Pangan di Tangerang, Depok, dan Bekasi
Situasi berbeda terjadi di Pasar Anyar Tangerang, di mana harga pangan relatif stabil sepanjang pekan keempat Mei 2026 berdasarkan data perumdapasarkotatangerang.co.id. Beras IR I bertahan di angka Rp 15.000 per kilogram, beras IR II Rp 12.500 per kilogram, gula pasir lokal Rp 18.000 per kilogram, dan minyak goreng curah Rp 23.000 per kilogram. Sektor protein juga stabil dengan telur ayam broiler seharga Rp 28.000 per kilogram, telur ayam kampung Rp 3.000 per butir, dan susu kental manis Rp 13.000 per kaleng.
Sementara itu di Kota Depok, lonjakan tajam terjadi pada cabai rawit merah yang melesat lebih dari 150 persen hingga mencapai Rp 82.166,50 per kilogram. Bawang merah merangkak naik ke Rp 62.500 per kilogram, sedangkan bawang putih bonggol berada di angka Rp 36.416,50 per kilogram.
Daging sapi murni di Depok naik menjadi Rp 145.000 per kilogram, sementara daging ayam ras turun ke Rp 38.083,50 per kilogram dan telur ayam ras di angka Rp 27.000 per kilogram. Komoditas kedelai tercatat Rp 10.800 per kilogram, gula konsumsi Rp 19.000 per kilogram, dan minyak goreng kemasan melonjak hingga Rp 23.000 per kilogram.
Di Kota Bekasi, Dinas Ketahanan Pangan melalui situs sipangan-kotadepok.badanpangan.go.id mencatat harga relatif stabil kecuali bawang merah yang naik 12,5 persen menjadi Rp 45.000 per kilogram. Bawang bombay dijual Rp 35.000 per kilogram dan bawang putih berkisar antara Rp 32.000 hingga Rp 35.000 per kilogram.
Beras medium di Bekasi berada di angka Rp 13.000 per kilogram dan premium Rp 14.900 per kilogram. Untuk protein, ayam broiler dipatok Rp 40.000 per kilogram, ayam kampung Rp 90.000 per kilogram, serta daging sapi berkisar antara Rp 120.000 sampai Rp 130.000 per kilogram.
Komoditas ikan kembung dan ikan mas di Bekasi berada di harga Rp 40.000 per kilogram, sedangkan ikan asin teri Medan menyentuh Rp 120.000 per kilogram. Gula pasir serta gula merah stabil di angka Rp 18.000 per kilogram, dan garam dapur dipatok Rp 14.000 per kilogram.
| Komoditas | Jakarta (Rp) | Tangerang (Rp) | Depok (Rp) | Bekasi (Rp) |
|---|---|---|---|---|
| Bawang Merah (/kg) | 58.062 | Tidak Disebutkan | 62.500 | 45.000 |
| Minyak Goreng Curah (/kg) | 21.940 | 23.000 | Tidak Disebutkan | Tidak Disebutkan |
| Gula Pasir (/kg) | 18.659 | 18.000 | 19.000 | 18.000 |
| Telur Ayam Ras (/kg) | 28.044 | 28.000 | 27.000 | Tidak Disebutkan |