Halodoc Luncurkan Layanan Pendampingan Pasien di Rumah Sakit

Halodoc Luncurkan Layanan Pendampingan Pasien di Rumah Sakit
Foto: Ilustrasi Halodoc Luncurkan Layanan Pendampingan Pasien di Rumah Sakit.

Halodoc resmi memperkenalkan Halo Assist sebagai sistem pendampingan fisik untuk membantu pasien mengurus administrasi dan antrean saat menjalani rawat jalan di rumah sakit. Inovasi ini diumumkan dalam konferensi pers Indonesia Health Insights Q2 2026 Industry Report di Jakarta pada Senin (27/4/2026).

Dilansir dari Lifestyle, layanan ini memungkinkan pasien melakukan pemesanan jadwal dokter melalui pesan singkat. Fasilitas tersebut ditujukan untuk memangkas proses birokrasi rumah sakit yang biasanya memakan waktu berjam-jam mulai dari pendaftaran hingga pengambilan obat.

"Ini adalah layanan pendampingan di rumah sakit. Jadi pasien itu tinggal booking via WhatsApp ke WhatsApp-nya Halodoc untuk booking ke rumah sakit," kata Head of Business Strategy Halodoc Puspa Angelia.

Puspa menjelaskan bahwa konsep utama layanan ini adalah delegasi beban administratif kepada petugas khusus yang bersiaga di lokasi. Kehadiran petugas tersebut membuat pasien tidak perlu datang lebih awal demi mengamankan nomor urut pemeriksaan.

"Untuk administrasi dan registrasinya akan kami bantu. Jadi istilahnya, pasien ini tinggal datang langsung ke poli yang dituju, konsultasi dengan dokter, lalu pulang," jelas Puspa.

Pihak pengembang menugaskan personel yang disebut Teman Halodoc untuk mengarahkan pasien langsung ke ruang pemeriksaan. Petugas ini bertugas mengurus keperluan di meja kasir serta pengambilan resep obat agar pasien dapat menghemat waktu produktif mereka.

"Jadi untuk pendaftaran, kasir, obat, itu semuanya akan dibantu. Ada pendampingan yang kita sebut dengan Teman Halodoc. Nah, mereka ini akan ada di rumah sakit tersebut untuk membantu pasien dari awal masuk hingga pulang lagi," terang Puspa.

Layanan ini secara khusus menyasar pasien lanjut usia yang seringkali sulit didampingi anggota keluarga karena kesibukan kerja. Durasi kunjungan fisik yang singkat juga berfungsi sebagai langkah pencegahan penurunan kondisi tubuh akibat kelelahan menunggu di ruang publik.

"Jadi bener-bener cuma 15-30 menit lah, tergantung konsultasi sama dokternya itu berapa lama. Dengan adanya pendampingan ini, kami harap dapat membantu pasien-pasien, terutama untuk yang lansia ataupun memang penyakitnya cukup berat gitu ya," ucap Puspa.

Laporan internal menunjukkan bahwa meskipun telekonsultasi digital meningkat, interaksi tatap muka tetap dibutuhkan untuk observasi fisik tertentu. Saat ini, layanan pendampingan tersebut telah beroperasi di Eka Hospital Bekasi dan Mitra Keluarga Bintaro.

"Saat ini kami sudah beroperasi di dua rumah sakit, yaitu Eka Hospital Bekasi dan yang kedua adalah Mitra Keluarga Bintaro. Dan di pertengahan tahun ini, kami akan mulai buka dan ekspansi di 20 rumah sakit lainnya," pungkas Puspa.

Artikel terkait

Rekomendasi