GWM Kembangkan Teknologi Diesel Hybrid Percepat Akselerasi hingga 40 Persen

GWM Kembangkan Teknologi Diesel Hybrid Percepat Akselerasi hingga 40 Persen
Foto: Ilustrasi GWM Kembangkan Teknologi Diesel Hybrid Percepat Akselerasi hingga 40 Persen.

Inovasi baru kini tengah disiapkan oleh Great Wall Motor (GWM) dengan mengembangkan teknologi diesel hybrid yang dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat. Dilansir dari Moladin, langkah ini menjadi terobosan di tengah dominasi mesin bensin hybrid yang saat ini banyak beredar di pasaran.

Teknologi hibrida pada mesin diesel ini diproyeksikan mulai diperkenalkan secara global pada akhir tahun depan. GWM berupaya membawa teknologi yang sebelumnya hanya tersedia di brand premium seperti Mercedes-Benz dan Audi ke segmen pasar yang lebih luas.

Penggunaan motor listrik pada sistem ini diklaim mampu mengatasi masalah klasik mesin diesel, yaitu jeda pada turbo atau turbo lag. Motor listrik akan langsung mengisi kekosongan tenaga saat pedal gas diinjak, sehingga respons kendaraan menjadi lebih instan.

"Akselerasi 0-100 km/jam diklaim bisa 40% lebih cepat dibanding mesin diesel biasa," tulis laporan tersebut mengenai performa sistem hybrid GWM. Keunggulan ini membuat pengemudi tidak perlu menunggu lama untuk merasakan tenaga maksimal mesin.

Efisiensi bahan bakar juga menjadi aspek krusial dalam pengembangan ini, di mana pengujian internal menunjukkan penghematan BBM sebesar 15 persen pada lintasan datar. Untuk rute yang lebih menantang seperti perbukitan, tingkat penghematan bahan bakar tersebut bahkan bisa mencapai angka 30 persen.

Masalah kebisingan yang sering dikeluhkan pada mesin diesel turut mendapat perhatian serius dari pabrikan asal Tiongkok ini. Jack Wei, pimpinan GWM, menyatakan bahwa bantuan motor listrik mampu mereduksi suara mesin secara signifikan.

Pada kecepatan antara 50 hingga 60 km/jam, tingkat kesenyapan kabin diklaim akan setara dengan kendaraan bermesin bensin. Selain itu, asupan sistem hybrid membantu menekan angka emisi NOx dan partikulat agar lebih ramah lingkungan tanpa mengurangi ketangguhan mesin.

GWM tidak hanya menyiapkan satu jenis sistem penggerak, melainkan dua opsi yaitu Plug-in Hybrid (PHEV) dan Hybrid biasa (HEV). Pilihan mesin diesel yang tersedia mencakup kapasitas 2.0L, 2.4L, hingga varian paling bertenaga yakni 3.0L.

Mesin-mesin tersebut akan diintegrasikan dengan teknologi elektrik canggih yang telah dikembangkan secara mandiri oleh GWM selama enam tahun terakhir. Meskipun konfirmasi awal ditujukan untuk pasar Australia tahun depan, teknologi ini berpotensi masuk ke pasar Indonesia.

Kehadiran lini produk tangguh seperti GWM Tank di Tanah Air memperkuat kemungkinan adopsi teknologi diesel hybrid ini bagi konsumen lokal. Solusi ini ditujukan bagi pengendara yang membutuhkan torsi melimpah untuk perjalanan jarak jauh namun tetap menginginkan kenyamanan tinggi.

Artikel terkait

Rekomendasi