Gus Ipul Santuni Keluarga Korban Kecelakaan Kereta di Kemayoran

Gus Ipul Santuni Keluarga Korban Kecelakaan Kereta di Kemayoran
Foto: Ilustrasi Gus Ipul Santuni Keluarga Korban Kecelakaan Kereta di Kemayoran.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mendatangi kediaman keluarga Nuryati (62), salah satu korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL, di Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026). Kedatangan pria yang akrab disapa Gus Ipul ini bertujuan menyampaikan belasungkawa serta memastikan bantuan pemerintah tersalurkan bagi keluarga korban.

Berdasarkan laporan dari Nasional, Gus Ipul tiba di lokasi pada pukul 10.10 WIB dengan didampingi jajaran Kementerian Sosial. Dalam kunjungan yang berlangsung selama 30 menit tersebut, ia berdialog langsung dengan anak korban mengenai peristiwa tragis yang menelan total 16 korban jiwa itu.

"Saya turut berduka cita ya. Saya menyampaikan duka yang mendalam dari seluruh keluarga Kementerian Sosial atas musibah ini," Gus Ipul berbicara kepada anak korban.

Menteri Sosial menjelaskan bahwa musibah kecelakaan transportasi ini telah mendapatkan perhatian khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto. Pihak kementerian juga melakukan langkah tindak lanjut untuk memetakan apa saja yang dibutuhkan oleh ahli waris di masa mendatang.

"Untuk itu kami datang ke sini menyampaikan belasungkawa sekaligus kita doa bersama tadi, doa tahlil, dan ketiga melakukan asesmen," tutur Gus Ipul, Menteri Sosial.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa anak-anak mendiang Nuryati berencana untuk melanjutkan kegiatan ekonomi yang sebelumnya dijalankan oleh ibunda mereka. Gus Ipul memberikan apresiasi terhadap kemandirian ekonomi yang selama ini dibangun oleh korban di lingkungan rumahnya.

"Beliau juga seorang pejuang ekonomi, pahlawan ekonomi, pahlawan keluarga, karena beliau juga almarhumah ini membuka usaha, usaha kecil-kecilan, usaha warung," kata Gus Ipul, Menteri Sosial.

Sosok almarhumah Nuryati juga dikenal memiliki jiwa sosial yang tinggi di mata masyarakat sekitar. Penegasan mengenai dedikasi korban terhadap lingkungan sosial menjadi catatan penting bagi pihak kementerian dalam memberikan penghormatan terakhir.

"Tapi juga berpikir untuk kepentingan orang lain, berpikir tentang kemanusiaan, mengabdi kepada kemanusiaan," jelas Gus Ipul, Menteri Sosial.

Pemerintah berkomitmen untuk terus mendampingi keluarga yang ditinggalkan agar dapat pulih dari dampak psikologis maupun ekonomi. Gus Ipul menegaskan bahwa negara hadir melalui proses pendampingan berkelanjutan bagi para korban tragedi tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi