Guru Sosiologi di Jakarta Diduga Gadaikan Laptop Milik Murid

Guru Sosiologi di Jakarta Diduga Gadaikan Laptop Milik Murid
Foto: Ilustrasi Guru Sosiologi di Jakarta Diduga Gadaikan Laptop Milik Murid.

Seorang guru Sosiologi bernama Salpa Rizki Apriyanto diduga menggadaikan laptop milik muridnya di Jakarta setelah meminjam barang tersebut dengan alasan kebutuhan pekerjaan yang mendesak pada Jumat, 8 Mei 2026. Aksi oknum guru pengganti tersebut terungkap setelah pihak keluarga korban melakukan penelusuran dan melabrak pelaku.

Kasus ini menjadi perbincangan publik setelah video pelabrakan terhadap sang guru viral di media sosial, sebagaimana dilansir dari Suara. Kakak korban menjelaskan melalui unggahan di internet bahwa adiknya yang berinisial C awalnya meminta izin membawa laptop untuk mengerjakan tugas kelompok sekolah pada malam hari.

"8 Mei 26, pukul 19.00 adek saya izin pakai laptop saya untuk kerja kelompok," tulis kakak korban dalam unggahannya.

Kecurigaan muncul saat korban pulang ke rumah tanpa membawa laptop tersebut dan memberikan alasan yang tidak konsisten. Setelah didesak oleh kakaknya, korban akhirnya mengaku bahwa laptop bermerek itu telah dipinjam oleh guru Sosiologinya yang baru dua minggu mengajar di sekolah tersebut.

"Adek saya mengaku kalau itu dipinjam guru Sosiologinya yang bernama Salpa Rizki Apriyanto," ungkap kakak korban.

Pihak keluarga kemudian menghubungi guru tersebut untuk meminta klarifikasi karena perangkat itu sangat dibutuhkan untuk keperluan menyusun skripsi. Saat mendatangi rumah korban, sang guru mengakui bahwa dirinya telah menjaminkan laptop milik muridnya itu ke tempat pegadaian.

Keluarga korban bersama pelaku segera mendatangi lokasi pegadaian untuk menebus kembali laptop tersebut demi menyelamatkan data-data penting di dalamnya. Biaya penebusan barang tersebut sepenuhnya ditanggung oleh pemilik laptop dengan nilai mencapai jutaan rupiah.

"Di sini gue tebus pakai duit gue sekitar Rp3 jutaan," tulisnya.

Dalam penggeledahan tas milik guru tersebut, keluarga menemukan dokumen surat gadai lain yang diduga berkaitan dengan barang milik orang lain. Hingga saat ini, pihak sekolah tempat pelaku mengajar belum memberikan pernyataan resmi mengenai status kepegawaian atau tindakan disiplin terhadap Salpa Rizki Apriyanto.

Artikel terkait

Rekomendasi