Gubernur Mahyeldi Pimpin Upacara Harkitnas Ke-118 di Sumatera Barat

Gubernur Mahyeldi Pimpin Upacara Harkitnas Ke-118 di Sumatera Barat
Foto: Ilustrasi Gubernur Mahyeldi Pimpin Upacara Harkitnas Ke-118 di Sumatera Barat.

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Provinsi Sumatera Barat di halaman Kantor Gubernur Sumbar pada Selasa (20/5). Dilansir dari Media Indonesia, momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan pentingnya menjaga kemandirian bangsa sekaligus melindungi generasi muda di tengah arus transformasi digital.

Dalam amanatnya, Mahyeldi menyebut Harkitnas sebagai pengingat lahirnya kesadaran kebangsaan melalui berdirinya Boedi Oetomo pada 1908. Titik balik perjuangan bangsa berubah dari perlawanan fisik menuju perjuangan intelektual dan diplomatik demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan bermartabat.

"Semangat kebangkitan nasional harus terus hidup dan mampu menyesuaikan diri dengan tantangan zaman, tanpa kehilangan jati diri bangsa," ujar Mahyeldi, Gubernur Sumatra Barat.

Tantangan bangsa saat ini dinilai tidak lagi semata menyangkut kedaulatan wilayah. Mahyeldi memandang tantangan tersebut kini beralih pada kedaulatan informasi, penguatan karakter generasi muda, dan kemampuan menghadapi perkembangan teknologi digital secara bijak.

Melalui tema "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara", generasi muda ditegaskan sebagai fondasi utama masa depan Indonesia. Negara dan masyarakat berkewajiban memastikan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki daya saing tinggi.

"Generasi muda harus tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing. Karena itu, menjaga tunas bangsa berarti menjaga masa depan Indonesia," kata Mahyeldi, Gubernur Sumatra Barat.

Sejumlah program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia turut menjadi sorotan Mahyeldi. Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, pemerataan akses pendidikan, layanan Cek Kesehatan Gratis, hingga Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Sumatera Barat diminta untuk memastikan implementasi Program Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih berjalan optimal. Mahyeldi menginstruksikan agar pelaksanaan program tersebut tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

"Program-program ini harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat," tegas Mahyeldi, Gubernur Sumatra Barat.

Perlindungan anak di ruang digital juga menjadi perhatian khusus dalam pidato tersebut. Pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai perlu menjadi perhatian bersama karena besarnya pengaruh dunia digital terhadap perkembangan generasi muda.

Pengawasan penggunaan media digital tidak dapat dibebankan kepada pemerintah saja. Upaya ini membutuhkan keterlibatan aktif dari orang tua, guru, tokoh masyarakat, hingga lingkungan sosial.

"Kita ingin anak-anak Sumatera Barat tumbuh dalam lingkungan digital yang sehat, aman, dan sesuai dengan tahap perkembangan usianya," ucap Mahyeldi, Gubernur Sumatra Barat.

Masyarakat diajak untuk menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan membangun semangat kolektif. Upacara Harkitnas ke-118 ini berlangsung khidmat dengan diikuti oleh unsur Forkopimda, ASN di lingkungan Pemprov Sumbar, TNI/Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

Artikel terkait

Rekomendasi