Gubernur Negara Bagian Kano di Nigeria, Abba Yusuf, memberikan bantuan berupa uang tunai dan perlengkapan ihram gratis kepada 3.620 calon jemaah haji asal wilayah tersebut pada Selasa (12/5/2026). Penyerahan bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban finansial sekaligus mendukung kesiapan spiritual para jemaah menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Pemberian fasilitas tersebut diumumkan oleh Wakil Gubernur Kano, Murtala Sule Garo, dalam agenda demonstrasi praktis ibadah haji yang diadakan oleh Dewan Kesejahteraan Jemaah Haji Negara Bagian Kano. Dukungan material ini disebut sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap kenyamanan warga selama menjalankan rukun Islam kelima di Arab Saudi, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Garo menjelaskan bahwa anggaran untuk hibah ini telah disetujui secara resmi sebagai hadiah dari pihak gubernur kepada para jemaah yang terdaftar dalam kuota negara bagian tersebut.
"Saya ingin menyampaikan kabar gembira kepada para jemaah haji bahwa Pemerintah Negara Bagian Kano terlah menyetujui dana sebesar 200 Riyal Saudi dan ihram untuk setiap calon jemaah haji sebagai hadiah dari Yang Mulia Gubernur Abba Kabir Yusuf," ujar Garo, Wakil Gubernur Kano.
Pemerintah Kano juga telah memastikan kesiapan layanan lain yang meliputi fasilitas akomodasi yang memadai untuk menjamin kelancaran ibadah. Guna menunjang layanan dari Komisi Haji Nasional Nigeria, tenaga medis tambahan dan ulama yang berkompeten telah dikerahkan untuk memberikan bimbingan spiritual secara intensif selama musim haji berlangsung.
Dalam arahannya, Garo mengingatkan seluruh jemaah untuk senantiasa mematuhi regulasi yang berlaku di Kerajaan Arab Saudi dan mengikuti instruksi dari petugas koordinasi lapangan. Rencananya, rombongan pertama jemaah haji asal Kano dijadwalkan terbang menuju Madinah pada 14 Mei 2026.
Sebagai perbandingan, Indonesia juga memberikan biaya hidup atau uang saku (living cost) sebesar 750 Riyal Arab Saudi (SAR) per orang bagi setiap jemaah haji. Dana yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang telah disetor jemaah ini dibagikan dalam bentuk mata uang Riyal saat jemaah berada di asrama haji embarkasi sebelum keberangkatan.