Geely Auto Indonesia berencana memperluas jangkauan pasar otomotif Tanah Air dengan meluncurkan dua model mobil bermesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE) dalam waktu dekat. Langkah ekspansi pabrikan asal Hangzhou, China ini dilakukan guna melengkapi lini produk yang sebelumnya telah diisi oleh kendaraan listrik murni dan plug-in hybrid.
Keputusan merambah segmen mobil bensin didasari atas penilaian perusahaan yang melihat potensi pasar kendaraan konvensional masih sangat besar di Indonesia. Dilansir dari Otomotif, Geely meyakini keunggulan teknologi mesin mereka mampu bersaing dan memberikan variasi bagi konsumen lokal.
"Secara teknologi sebenarnya Geely sangat kuat di mesin-mesin ICE, dan model yang kita miliki punya kelebihan tersendiri, itu sebabnya kami ingin memberikan alternatif kepada pelanggan di Indonesia, dengaan pilihan yang kami miliki," ujar Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia.
Penetrasi pasar ini dijadwalkan berlangsung melalui tahap pra-peluncuran sebelum gelaran GIIAS 2026 dimulai. Namun, penyerahan unit kepada para pembeli baru akan direalisasikan setelah pameran otomotif tahunan tersebut berakhir sebagai bagian dari strategi distribusi perusahaan.
"Kalau kita pelajari karakternya merek-merek China, yang dimaksud dengan launching itu apa, karena kalau yang kami pelajari, launching itu merupakan proses pengiriman unit kepada konsumen," kata Constantinus Herlijoso.
Hingga saat ini, pihak manajemen belum mengungkap identitas resmi kedua model tersebut meskipun salah satunya pernah dipamerkan sebelumnya. Spekulasi yang berkembang menyebutkan bahwa Geely Coolray dan Okavango menjadi kandidat kuat yang akan segera mengaspal.
Berdasarkan data teknis, Coolray merupakan crossover 5-penumpang dengan mesin 1.5-liter yang menghasilkan tenaga hingga 174 hp. Sementara itu, Okavango hadir sebagai SUV medium berkapasitas 7-penumpang dengan pilihan mesin 1.5-liter hybrid atau 2.0-liter turbo.