Produsen perangkat navigasi Garmin resmi memperkenalkan dua jam tangan pintar lari terbaru, Forerunner 70 dan Forerunner 170, secara global pada Jumat, 15 Mei 2026. Kehadiran kedua perangkat ini menandai transisi signifikan pada seri Forerunner yang kini beralih menggunakan panel layar AMOLED.
Penggunaan layar AMOLED 1,2 inci tersebut memberikan peningkatan visual berupa warna yang lebih tajam dan kontras tinggi dibandingkan teknologi Memory in Pixel (MIP) pada generasi terdahulu. Dilansir dari Tekno, meski menggunakan layar AMOLED yang lebih dinamis, efisiensi daya tetap menjadi fokus utama pabrikan.
Garmin mengeklaim model Forerunner 70 mampu beroperasi hingga 13 hari dalam mode smartwatch, sedangkan Forerunner 170 memiliki daya tahan baterai hingga 10 hari. Keduanya telah dilengkapi dengan GPS bawaan untuk menjamin akurasi perekaman rute dan jarak bagi para pelari.
Secara desain, perangkat ini mempertahankan bentuk bodi bulat khas Garmin yang mengombinasikan layar sentuh dengan lima tombol fisik navigasi. Fitur kebugaran yang disematkan mencakup pengukuran kecepatan (pace), waktu, sensor detak jantung, serta fitur Quick Workouts untuk rekomendasi latihan otomatis.
Dukungan kesehatan lainnya meliputi Sleep Tracking, Sleep Coach, Status HRV, hingga lebih dari 80 mode olahraga yang berbeda. Khusus untuk Forerunner 170, tersedia fitur tambahan berupa NFC untuk Garmin Pay dan varian Music yang memungkinkan penyimpanan lagu serta podcast secara luring.
Unit Forerunner 70 dipasarkan dengan harga 250 dollar AS atau sekitar Rp 4,3 juta, sementara Forerunner 170 dibanderol 299,99 dollar AS atau Rp 5,2 juta. Untuk varian Forerunner 170 Music, harga yang ditetapkan adalah 349,99 dollar AS atau setara Rp 6,1 juta.
Berdasarkan informasi dari situs resmi Garmin Indonesia, kedua seri jam tangan pintar ini dijadwalkan masuk ke pasar Tanah Air pada 17 Juni 2026. Hingga saat ini, pengumuman resmi mengenai harga jual retail untuk wilayah Indonesia masih belum tersedia.