GAC Group secara resmi memperkenalkan merek kendaraan terbaru hasil kolaborasi strategis dengan raksasa teknologi Huawei, yakni Aistaland. Pengumuman merek anyar ini dilakukan dalam gelaran bergengsi Beijing Auto Show 2026.
Dilansir dari Otomotif, merek ini membawa model perdana mereka yang dinamakan Aistaland GT7. Di pasar domestik China, kendaraan listrik ini sebelumnya sudah sempat menyapa publik dengan identitas nama Qijing.
Nama Aistaland sendiri merupakan akronim dari frasa "AI Start New Land". Pemilihan nama tersebut mencerminkan komitmen mendalam antara GAC dan Huawei dalam memproduksi kendaraan listrik berbasis kecerdasan buatan dengan standar teknologi paling mutakhir.
Aistaland GT7 mengadopsi konsep desain bodi shooting brake yang elegan. Gaya ini mengombinasikan siluet dinamis khas fastback dengan kepraktisan yang biasanya ditemukan pada mobil jenis wagon.
Secara visual, proporsi tubuhnya yang rendah dan lebar serta lekukan garis bodinya memberikan kesan premium. Dimensi mobil ini cukup dominan di kelasnya, dengan panjang mencapai 5.050 mm, lebar 1.980 mm, serta tinggi 1.470 mm.
Jarak sumbu roda atau wheelbase kendaraan ini tercatat sepanjang 3.000 mm. Ukuran tersebut membuat GT7 memiliki dimensi yang lebih panjang sekitar 95 mm jika dibandingkan dengan salah satu kompetitor utamanya, Zeekr 001.
Spesifikasi Teknis dan Performa Berkendara
| Parameter Dimensi | Ukuran (mm) |
|---|---|
| 5.050 | 1.980 |
| 1.470 | 3.000 |
Pada aspek teknologi, kendaraan ini dipersenjatai dengan sistem pintar terintegrasi dari Huawei melalui platform Qiankun. Penggunaan arsitektur listrik 800V memungkinkan proses pengisian daya baterai yang sangat cepat hingga kemampuan 6C.
Dapur pacunya mengandalkan sistem penggerak multi-motor listrik untuk performa optimal. Sebagai penyimpan energi, mobil ini menggunakan unit baterai Qilin yang merupakan hasil pengembangan kolaborasi dengan produsen baterai CATL.
Sisi kenyamanan juga menjadi perhatian dengan penyematan fitur suspensi aktif. Di bagian interior, pengguna akan disambut oleh kokpit digital canggih berbasis sistem operasi HarmonyOS yang sudah terintegrasi penuh dengan kecerdasan buatan.
Sistem Keamanan dan Fitur Swakemudi
Aistaland GT7 dibekali dengan sensor LiDAR 896-line untuk menunjang fitur keselamatan. Teknologi ini diklaim memiliki kemampuan presisi untuk mendeteksi objek berukuran kecil hingga jarak 122 meter, bahkan dalam kondisi cahaya minim.
Perangkat sensor tersebut dipersiapkan untuk mendukung implementasi fitur berkendara otonom atau autonomous driving level 3. Selain itu, terdapat lampu depan inovatif Xpixel yang bisa memproyeksikan navigasi serta peringatan bahaya langsung ke permukaan jalan.
Sebelum resmi diperkenalkan ke publik, model GT7 ini telah menjalani serangkaian uji coba di medan ekstrem. Pengujian mencakup performa di suhu dingin ekstrem minus 35 derajat Celcius hingga kondisi panas terik yang mencapai 46 derajat Celcius.
Di pasar otomotif global, Aistaland GT7 diposisikan sebagai mobil listrik shooting brake kelas premium. Model ini siap bersaing ketat dengan beberapa rival tangguh seperti Nio ET5 Touring, Zeekr 001, serta Denza Z9 GT.