Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Nasional Tetap Kuat

Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Nasional Tetap Kuat
Foto: Ilustrasi Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Nasional Tetap Kuat.

Pemerintah memberikan penegasan mengenai kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kokoh di tengah tingginya ketidakpastian pasar global pada Rabu (13/5/2026). Masyarakat diimbau untuk tidak memberikan respons berlebih atau panik terhadap dinamika ekonomi yang terjadi saat ini.

Kekuatan fundamental tersebut tecermin dari pergerakan nilai tukar rupiah di pasar uang. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Investor Daily, mata uang Garuda menunjukkan performa positif pada penutupan perdagangan sore hari tersebut dengan kenaikan signifikan terhadap dolar Amerika Serikat.

Data perdagangan mencatat rupiah ditutup menguat sebesar 53 poin dan bertengger di posisi Rp17.475 per dolar AS. Sebelumnya, mata uang lokal ini bahkan sempat menyentuh penguatan hingga 75 poin dari posisi penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp17.528.

Kondisi ini menunjukkan pemulihan setelah pada pembukaan perdagangan Rabu pagi rupiah sempat mengalami tekanan. Tercatat pada awal sesi, nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis sekitar 13 poin atau setara 0,07 persen ke level Rp17.515 per dolar AS.

Pemerintah menekankan bahwa ketahanan ekonomi nasional saat ini menjadi modal utama dalam menghadapi tekanan eksternal. Stabilitas angka-angka indikator ekonomi makro menjadi dasar keyakinan bahwa Indonesia mampu melewati periode fluktuasi global tanpa gangguan berarti pada struktur ekonomi domestik.

Artikel terkait

Rekomendasi