The Fed Pertahankan Suku Bunga Acuan pada Level 3,75 Persen

The Fed Pertahankan Suku Bunga Acuan pada Level 3,75 Persen
Foto: Ilustrasi The Fed Pertahankan Suku Bunga Acuan pada Level 3,75 Persen.

Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan dalam rapat kebijakan Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu, 29 April 2026. Keputusan ini menempatkan Federal Funds Rate (FFR) tetap berada pada kisaran 3,5 persen hingga 3,75 persen.

Kebijakan tersebut menandakan belum adanya perubahan suku bunga sepanjang tahun 2026, sebagaimana dilansir dari Ekonomi. Langkah ini diambil setelah otoritas moneter tersebut melakukan tiga kali pemangkasan masing-masing sebesar 25 basis poin pada akhir tahun lalu.

Kondisi geopolitik global menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pernyataan resmi otoritas moneter tersebut. Ketidakpastian arah ekonomi saat ini dipengaruhi oleh dinamika yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

"Perkembangan di Timur Tengah berkontribusi terhadap tingginya ketidakpastian terhadap prospek ekonomi," demikian pernyataan The Fed seperti dikutip USA Today.

Lembaga tersebut juga menyoroti masalah inflasi yang masih berada di level tinggi akibat lonjakan harga energi di pasar global. Selain itu, meskipun tingkat pengangguran terpantau stabil, pertumbuhan lapangan kerja dinilai masih menunjukkan tren yang lemah.

Perpecahan suara terjadi di internal komite, di mana dari 12 anggota pemegang hak suara, empat orang menyatakan perbedaan pendapat (dissent). Ini merupakan frekuensi perbedaan pendapat tertinggi dalam rapat kebijakan bank sentral tersebut sejak tahun 1992.

Gubernur The Fed Stephen Miran secara terbuka mengusulkan penurunan kisaran target suku bunga sebesar 25 basis poin. Sementara itu, tiga anggota lainnya yakni Beth Hammack, Neel Kashkari, dan Lorie Logan mendukung tingkat bunga saat ini namun menolak adanya indikasi bias pelonggaran dalam pernyataan resmi.

Para pelaku pasar saat ini tengah mengamati sinyal dari Ketua The Fed Jerome Powell. Konferensi pers kali ini diprediksi menjadi yang terakhir sebelum masa jabatannya berakhir pada 15 Mei mendatang.

Berdasarkan data CME FedWatch Tracker, probabilitas suku bunga tetap bertahan pada level saat ini hingga Desember mencapai 87 persen. Pelaku pasar bahkan melihat peluang kecil sebesar 6 persen untuk kemungkinan terjadinya kenaikan suku bunga di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi