Embarkasi Surabaya Berangkatkan 3.420 Jemaah Calon Haji ke Tanah Suci

Embarkasi Surabaya Berangkatkan 3.420 Jemaah Calon Haji ke Tanah Suci
Foto: Ilustrasi Embarkasi Surabaya Berangkatkan 3.420 Jemaah Calon Haji ke Tanah Suci.

Operasional pemberangkatan jemaah calon haji dari Embarkasi Surabaya terus berjalan dengan total keberangkatan mencapai ribuan orang hingga saat ini.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mencatat sebanyak sembilan kloter telah diterbangkan menuju Tanah Suci. Berdasarkan data yang dikutip dari Kompas, total jemaah yang sudah diberangkatkan kini menyentuh angka 3.420 orang.

Pada hari ini, proses pemberangkatan berlanjut dengan pengiriman dua kelompok terbang, yakni kloter 10 dan kloter 11. Di saat yang sama, Asrama Haji Surabaya juga menyambut kedatangan jemaah dari kloter 12, 13, dan 14 yang berasal dari wilayah Kabupaten Malang dan Kota Malang.

Dalam proses pelayanan di embarkasi, PPIH memberikan perhatian dan pendampingan khusus bagi kategori jemaah tertentu. Kelompok yang menjadi prioritas utama meliputi jemaah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta jemaah perempuan.

Sementara itu, kondisi di Mekkah, Arab Saudi, menunjukkan peningkatan kepadatan di area Masjidil Haram seiring kedatangan jemaah dari berbagai penjuru dunia. Jemaah calon haji yang telah tiba mulai melaksanakan rangkaian ibadah wajib.

Kegiatan ibadah seperti tawaf dan sai mulai dilakukan oleh para jemaah sebagai bagian dari prosesi haji. Seluruh rangkaian wajib ini akan terus berlangsung di Masjidil Haram hingga memasuki puncak haji di Arafah pada 9 Zulhijah atau bertepatan dengan 27 Mei 2026.

Pengamanan di Masjid Nabawi

Untuk menjaga kelancaran ibadah di Madinah, otoritas terkait telah menyiagakan lima pos pengamanan di kawasan Masjid Nabawi. Langkah ini diambil guna menjamin keamanan serta kenyamanan para jemaah selama berada di lingkungan masjid.

Setiap pos pengamanan tersebut diisi oleh tiga hingga empat petugas yang memiliki spesialisasi berbeda. Petugas yang dikerahkan meliputi personel layanan perlindungan jemaah, tenaga kesehatan, serta petugas khusus layanan lansia dan disabilitas.

Personel di pos-pos pengamanan ini bersiaga secara penuh selama 24 jam untuk memberikan bantuan instan. Keberadaan mereka bertujuan memastikan segala kebutuhan jemaah calon haji saat beraktivitas di Masjid Nabawi dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat.

Artikel terkait

Rekomendasi