Publik baru-baru ini dikejutkan dengan kemunculan logo Partai Gerindra pada poster promosi acara BYD Tech-Culture Fest di Jakarta. Insiden tersebut menjadi perbincangan hangat di media sosial X setelah warganet mempertanyakan adanya keterkaitan antara partai politik dengan produsen otomotif tersebut.
Acara yang berlangsung di Parkir Selatan Gelora Bung Karno (GBK) pada akhir pekan lalu ini sejatinya merupakan festival teknologi dan budaya. Namun, keberadaan identitas partai di pojok poster memicu spekulasi mengenai independensi penyelenggaraan acara.
Klarifikasi dan Permintaan Maaf Gerindra DKI Jakarta
Menanggapi kegaduhan tersebut, DPD Gerindra DKI Jakarta segera memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan situasi. Perwakilan Gerindra DKI Jakarta, Rani Mauliani, mengakui bahwa pencantuman logo tersebut murni merupakan kesalahan teknis di internal mereka.
Rani menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi akibat ketidaktahuan atau kelalaian dari admin tim media sosial partai. Ia menegaskan tidak ada motif tersembunyi di balik unggahan yang sempat viral tersebut.
Berikut adalah poin-poin klarifikasi yang disampaikan oleh pihak Gerindra:
- Kesalahan Administrasi: Penggunaan logo merupakan kekhilafan admin tim media dalam mengolah konten publikasi di media sosial.
- Niat Awal: Unggahan tersebut awalnya hanya bertujuan untuk menyebarluaskan informasi mengenai acara besar yang dianggap menarik bagi warga Jakarta.
- Pernyataan Maaf: Pihak Gerindra memohon maaf kepada semua pihak yang merasa tidak nyaman atau terganggu dengan beredarnya poster tersebut.
- Bukan Klaim Acara: Gerindra menegaskan secara resmi bahwa mereka tidak pernah mengklaim Tech-Culture Fest sebagai agenda milik partai.
Rani, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, berharap permohonan maaf ini dapat meredakan suasana. Ia menekankan bahwa pihaknya sangat menghargai penyelenggara dan berharap acara serupa terus sukses di masa depan.
BYD Tegaskan Netralitas dan Independensi Acara
Di sisi lain, BYD Motor Indonesia juga memberikan tanggapan cepat melalui akun Instagram resminya demi menjaga citra perusahaan. Mereka memastikan bahwa rangkaian acara Tech-Culture Fest yang digelar pada 20-24 Mei 2026 bersifat independen.
Pihak BYD menegaskan bahwa perusahaan tidak berafiliasi dengan organisasi politik maupun kepentingan kelompok tertentu mana pun. Fokus utama dari acara ini adalah memberikan pengalaman informatif serta hiburan bagi para pengunjung yang hadir.
Beberapa fakta penting mengenai status acara BYD Tech-Culture Fest:
| Kategori Penjelasan | Keterangan Resmi |
|---|---|
| Afiliasi Organisasi | Tidak terafiliasi dengan partai atau organisasi politik mana pun. |
| Tujuan Acara | Murni untuk edukasi teknologi, hiburan, dan pengalaman pengguna. |
| Status Bintang Tamu | Seluruh pengisi acara bersifat profesional dan tidak mewakili pihak luar. |
| Penyelenggara | Dilaksanakan secara mandiri oleh pihak BYD Indonesia. |
Tabel di atas merangkum posisi BYD Indonesia dalam menanggapi isu yang beredar luas di platform digital. Dengan penjelasan ini, kedua belah pihak berharap tidak ada lagi simpang siur informasi mengenai latar belakang acara tersebut.
BYD menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa seluruh pengisi acara bekerja secara profesional tanpa membawa agenda politik. Hal ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan pengunjung serta integritas merek BYD sebagai penyedia solusi mobilitas ramah lingkungan.