Donald Trump Lantik Kevin Warsh Jadi Ketua Federal Reserve

Donald Trump Lantik Kevin Warsh Jadi Ketua Federal Reserve
Foto: Ilustrasi Donald Trump Lantik Kevin Warsh Jadi Ketua Federal Reserve.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi melantik Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) yang baru dalam upacara pengambilan sumpah jabatan di Gedung Putih pada hari Jumat waktu setempat. Dalam kesempatan tersebut, Trump mendesak Warsh agar bank sentral AS bersikap total independen dari pengaruh luar.

Pelantikan ini menandai pertama kalinya Gedung Putih digunakan untuk mengambil sumpah Ketua The Fed sejak Alan Greenspan pada tahun 1987, seperti dilansir dari Media Indonesia. Langkah ini diambil di tengah perselisihan terbuka yang sering terjadi antara Trump dan pendahulu Warsh, Jerome Powell, mengenai arah kebijakan moneter AS.

"Saya sangat serius mengenai hal ini, saya ingin Kevin menjadi total independen. Jangan lihat saya, jangan lihat siapa pun, lakukan saja tugasmu sendiri dan lakukan pekerjaan dengan luar biasa, oke," ujar Trump.

Penunjukan Warsh sempat menuai kritik dari sejumlah pihak sebelum resmi dilantik. Senator senior dari Partai Demokrat, Elizabeth Warren, sempat memberikan peringatan bahwa mantan bankir Wall Street tersebut hanya akan menjadi boneka bagi Presiden Trump di pemerintahan.

Sebelumnya, Trump berulang kali menekan Powell untuk menurunkan suku bunga demi mendorong pertumbuhan ekonomi domestik. Namun, bank sentral menolak tekanan tersebut dan menahan suku bunga di level 3,5% hingga 3,75% pada April 2026 karena mempertimbangkan dampak ketidakpastian perang AS-Israel di Iran terhadap inflasi.

Trump menuduh bahwa di bawah kepemimpinan Powell, Federal Reserve telah kehilangan arah karena terlalu terdistraksi oleh isu-isu di luar tugas inti mereka. Menurut sang presiden, bank sentral seharusnya fokus pada stabilitas harga, inflasi yang rendah, dan pemenuhan lapangan kerja daripada membahas isu perubahan iklim serta keragaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI).

Warsh kini memikul tanggung jawab besar untuk memperbaiki lanskap ekonomi yang sedang terpecah. Ia juga harus meyakinkan publik serta para politikus yang skeptis bahwa dirinya mampu menjaga institusi keuangan tertinggi di AS tersebut bebas dari intervensi politik Gedung Putih.

"tahun-tahun ini dapat membawa kemakmuran yang tak tertandingi yang akan meningkatkan standar hidup bagi warga Amerika dari semua lapisan masyarakat", ujar Warsh.

Sejumlah ekonom memprediksi tingkat suku bunga AS akan bertahan di angka yang sama sepanjang sisa tahun 2026. Beberapa pengamat ekonomi bahkan memproyeksikan adanya potensi kenaikan suku bunga lebih lanjut akibat situasi geopolitik global saat ini.

Artikel terkait

Rekomendasi